Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Fit and Proper Test BI, Solikin Singgung Pemikiran Ayah Prabowo

        Fit and Proper Test BI, Solikin Singgung Pemikiran Ayah Prabowo Kredit Foto: Cita Auliana
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Komisi XI DPR RI hari ini menggelar fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Solikin M. Juhro. Rapat uji kelayakan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun.

        Dalam pemaparannya di hadapan anggota dewan, Solikin mengangkat tema “Memperkuat Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi, Berdaya Tahan, dan Inklusif untuk Indonesia Maju.” Ia menilai tema tersebut strategis dan relevan karena sejalan dengan arah kebijakan pemerintah serta aspirasi masyarakat Indonesia.

        Solikin menekankan bahwa upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat dan inklusif menjadi kunci untuk mewujudkan Indonesia Maju sekaligus keluar dari jebakan pendapatan menengah atau middle income trap.

        “Tema ini kami pandang sangat strategis dan relevan Karena sejalan dengan arah kebijakan pemerintah Serta aspirasi seluruh masyarakat Indonesia Guna mewujudkan Indonesia Maju Dan mampu keluar dari jebakan pendapatan menengah Atau middle income trap,” kata Solikin, Jakarta, Jumat (23/1/2026). 

        Baca Juga: Solikin M Juhro Jadi Calon Pertama Jalani Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI

        Ia menambahkan, hingga saat ini tantangan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan masih cukup besar. 

        Menurutnya, perlu penguatan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan sebagai fundamental agar proses transformasi ekonomi dapat berlangsung secara sehat dan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

        Dalam paparan fit and proper test tersebut, Solikin juga mengutip pemikiran ekonom senior Soemitro Djojohadikusumo, yang merupakan ayah dari Presiden Prabowo Subianto. Menurut Solikin, pemikiran Soemitro sebagai begawan ekonomi Indonesia masih sangat relevan hingga saat ini.

        Baca Juga: Ini Profil Solikin M Juhro, Orang Dalam BI yang Bersaing dengan Keponakan Prabowo

        Ia mengatakan salah satu gagasan utama Soemitro adalah bagaimana membangun perekonomian nasional yang kuat berdasarkan kekuatan sendiri, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

        “Pemikiran itu menegaskan pentingnya membangun fondasi ekonomi yang kokoh bertumbuh pada kekuatan domestik dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam konteks ini,” terangnya. 

        Solikin menekankan, pertumbuhan ekonomi tidak hanya diukur dari capaian angka semata, tetapi juga dari kualitas pertumbuhan dalam memperkuat struktur ekonomi nasional dan memperluas kemakmuran di tengah tekanan Global. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Cita Auliana
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: