Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Genap 3 Tahun Beroperasi, PT APGWI Berhasil Tingkatkan Produksi Migas di Wilayah Kerja West Kampar

        Genap 3 Tahun Beroperasi, PT APGWI Berhasil Tingkatkan Produksi Migas di Wilayah Kerja West Kampar Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Riau -

        PT APG Westkampar Indonesia (APGWI) sebagai operator yang mengelola Wilayah Kerja West Kampar, Riau, kini genap beroperasi selama 3 tahun pada 26 Januari 2026.

        Berbagai capaian positif dalam mengelola WK West Kampar merupakan bukti komitmen dan konsistensi perusahaan dalam meningkatkan produksi yang sejalan dengan Nawacita Presiden Prabowo Subianto. 

        Capaian produksi dalam 3 tahun beroperasi menjadi capaian manis yang merupakan bukti kapabilitas perusahaan nasional dalam mengelola Wilayah Kerja Migas.

        Semenjak beroperasi, PT APGWI telah melakukan berbagai inovasi antara lain percepatan produksi dan lifting, optimalisasi operasi sumur dan kehandalan fasilitas produksi yang dimana inovasi-inovasi tersebut menjadi bagian penting capaian-capaian positif dari perusahaan. 

        Hasilnya, produksi PT APGWI dapatmencapai ±1.200 BOPD ditahun 2025.

        General Manager PT APGWI Mohammad Yasin A mengatakan, peningkatan produksi minyak PT APGWI yang dimulai dari ±200 BOPD pada masa awal re-aktivasi sumur di akhir 2023, menjadi ±1.200 BOPD pada akhir 2025 menjadi bukti perusahaan terus berkembang dengan berbagai inovasi dan capaian serta sebagai bentuk komitmen tinggi dari perusahaan. 

        Apresiasi atasdukungan dan asistensi dari SKK Migas, khususnya perwakilan Wilayah Sumbagut, yang terus mengawal proses re-aktivasi hingga pengembangan sumur baru. Sinergi ini menjadi kunci bagi kami untuk mendukung target Pemerintah yaitu 1 Juta barel minyak per hari di tahun 2030,” ujar Yasin.

        “Kami menyadari 3 tahun merupakan waktu yang singkat bagi Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yang masih StartUp untuk menunjukkan eksistensinya, namun berkat komitmen perusahaan dan didukung kualitas dan kapabilitas pekerja, PT APGWI mampu bersanding dengan KKKS yang sudah terlebih dahulu berkiprah di Wilayah Provinsi Riau dan Wilayah Sumbagut pada umumnya," kata Yasin, Senin (26/1). 

        Lebih lanjut Yasin mengungkapkan semenjak ditetapkan menjadi operator pada Wilayah Kerja West Kampar, PT APGWI langsung bergerak cepat untuk merealisasikan Komitmen Kerja Pasti (KKP) lima tahun pertama. 

        Baca Juga: Pemerintah Provinsi Riau Serius Tuntaskan Izin Pertambangan Rakyat di Kuansing, 30 Blok Ditargetkan Segera Berizin

        Tercatat sampai dengan saat ini PT APGWI mempunyai 13 (Tiga Belas) sumur pengembangan dimana saat awal mengelola Wilayah Kerja West Kamar hanya ada lima sumur eksisting sehingga praktis pada masa 3 tahun beroperasi, PT APGWI mampu melakukan pengeboran tambahan sebanyak delapan sumur pengembangan.

        Terpisah, Direktur PT APGWI Adi Prasetyana juga menyampaikan harapan dengan usia genap 3 tahun ini PT APGWI mampu menjadi perusahaan swasta nasional yang berdikari dan mampu sejajar dengan perusahaan migas nasional lainnya. 

        “Semoga PT APGWI terus berkembang dan menjadi perusahaan migas nasional yang unggul. Sebagai perusahaan migas yang terus bertumbuh, kami berkomitmen untuk menjalankan operasional secara profesional, berkelanjutan, dan berlandaskan prinsip keselamatan, kesehatan kerja, serta perlindungan lingkungan," pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Sahril Ramadana
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: