Sharaa Temui Putin, Bakal Tentukan Nasib Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Kredit Foto: Istimewa
Rusia dan Suriah kembali mencoba untuk merekatkan hubungan kedua negara menyusul penggulingan pemerintahan dari Bashar al-Assad. Salah satu perhatian tertuju pada kehadiran militer dari Moskow di Timur Tengah.
Presiden Rusia, Vladimir Putin baru-baru ini menyambut baik kedatangan dari Presiden Suriah, Ahmed al-Sharaa. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan politik di Suriah.
Baca Juga: Bank Sentral Eropa Ungkap Risiko Terbaru Ekonomi Euro: Ancaman Militer Rusia
“Saya ingin mengucapkan selamat atas fakta bahwa proses pemulihan integritas teritorialmu semakin mendapatkan momentum,” kata Putin, dilansir Kamis (29/1).
Pertemuan keduanya membahas sejumlah isu strategis, termasuk masa depan kehadiran militer dari Rusia di Suriah.
Sharaa di sisi lain menyampaikan terima kasih kepada Rusia. Hal itu atas peran mereka dalam membantu menstabilkan situasi di Suriah dan Timur Tengah.
Kedua pemimpin dijadwalkan membahas seluruh isu terkait keberadaan pasukan Rusia di Suriah. Mereka juga kan membahas kerja sama ekonomi dan dinamika geopolitik regional.
Baca Juga: China Tetiba Hubungi Menhannya Rusia, Ingin Perkuat Koordinasi Strategis
Adapun topik kehadiran militer sendiri dinilai sensitif mengingat perubahan peta kekuasaan di Damaskus. Rusia diketahui berupaya membangun hubungan dengan pemerintahan baru demi mempertahankan pijakan militernya di Suriah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: