Tak Mau Perang Dunia, Rusia Dorong Negosiasi Iran-Amerika Serikat (AS)
Kredit Foto: Reuters/Evgenia Novozhenina
Pemerintah Rusia mendorong adanya negosiasi terkait nuklir dari Iran dan Amerika Serikat (AS). Pihaknya menegaskan bahwa ruang untuk negosiasi masih terbuka bagi Teheran dan Washington.
Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, memperingatkan bahwa penggunaan kekuatan militer akan menimbulkan konsekuensi berbahaya dan memicu kekacauan dalam seluruh kawasan dari Timur Tengah.
Baca Juga: Sharaa Temui Putin, Bakal Tentukan Nasib Pangkalan Militer Rusia di Suriah
“Kami terus menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dan meninggalkan penggunaan kekuatan dalam menyelesaikan masalah. Jelas bahwa potensi negosiasi masih jauh dari habis,” kata Peskov, dilansir dari Reuters, Jumat (30/1).
Menurut Kremlin, pendekatan diplomatik harus menjadi prioritas utama dalam meredakan ketegangan yang meningkat antara Washington dan Teheran.
“Setiap tindakan koersif hanya akan menciptakan kekacauan di kawasan dan mengarah pada konsekuensi yang sangat berbahaya dalam bentuk destabilisasi sistem keamanan di seluruh wilayah,” ujar Peskov.
Pernyataan Rusia muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik menyusul ancaman dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia menegaskan tidak akan mentoleransi upaya negara itu untuk memiliki senjata nuklir.
Baca Juga: Bank Sentral Eropa Ungkap Risiko Terbaru Ekonomi Euro: Ancaman Militer Rusia
Rusia sendiri dalam beberapa tahun terakhir mempererat hubungan strategis dengan Iran. Pada Januari tahun lalu, kedua nenandatangani perjanjian kemitraan strategis yang mencakup kerja sama politik, ekonomi dan keamanan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: