Kenapa Pegawai Kantoran Senang Meeting di Starbucks?
Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
Selain coworking space, kedai kopi Starbucks menjadi tempat pilihan banyak pegawai kantoran untuk meeting. Apa yang disebut oleh penulis Amerika, Ruth Hodge, sebagai “coffice” ini terjadi di banyak tempat, termasuk di kota-kota besar Indonesia.
Banyaknya pegawai kantoran yang memilih meeting di Starbucks memang tidak terlepas dari masalah gengsi. Namun, selain itu, ada berbagai faktor rasional yang membuat Starbucks memang layak dipilih untuk melakukan aktivitas kerja. Misalnya, alasan yang berkaitan dengan ruang dan fasilitas untuk pekerja remote.
Beberapa tahun terakhir memang banyak bermunculan perusahaan tanpa kantor yang membuat pekerjanya bebas beraktivitas di mana pun. Di beberapa kota di Indonesia, Starbucks bisa jadi hanya satu-satunya pilihan kafe atau kedai kopi yang dapat dipilih untuk bekerja selain di rumah sendiri.
Selain itu, beberapa alasan kenapa Starbucks kerap dipilih untuk meeting adalah sebagai berikut.
Tersedia Kopi
Pada dasarnya, kopi memang dekat dengan aktivitas pegawai kantoran. Melansir Healthline dalam artikel berjudul “Coffee Can Make You More Focused, But It Probably Won’t Make You More Creative”, disebutkan bahwa kopi akan membuat lebih fokus dan mengurangi rasa sedih meskipun tidak menambah kreativitas.
Alasan ini tentu menjadi pertimbangan kenapa memilih Starbucks ketimbang coworking space. Alih-alih digunakan untuk menyewa tempat, banyak pegawai kantoran lebih memilih menggunakan uang untuk membeli kopi dan memakai fasilitas ruang Starbucks secara gratis.
Fasilitas Internet dan Listrik
Fasilitas internet dan listrik Starbucks juga alasan lain kenapa pegawai kantoran senang meeting di kedai kopi ini. Hal ini menjadi alasan penting beberapa tahun lalu, ketika belum banyak fasilitas internet gratis.
Fasilitas ini bukannya tidak sengaja, melainkan ide yang dicetuskan oleh Adam Brotman, wakil presiden eksekutif operasi ritel global Starbucks pada 2009. Hasilnya, banyak orang yang datang untuk memanfaatkannya sehingga Starbucks identik dengan tempat alternatif untuk bekerja sampai saat ini.
Suasana yang Mendukung Konsentrasi
Hiruk pikuk aktivitas konsumen di Starbucks ternyata bukan gangguan, justru menjadi salah satu daya tarik. Suara orang berjalan, sayup-sayup orang mengobrol, dan playlist musik justru membuat konsentrasi meeting dan kerja semakin baik. Hal ini terbukti benar menurut penelitian Ace Callwood dari Virginia Commonwealth University (VCU).
Selain itu, aroma khas dan situasi yang berubah-ubah menjadikan pengalaman yang menarik bagi pegawai kantoran yang bekerja dari Starbucks. Hal ini dapat meredakan stres karena bosan.
Desain Tempat yang Mendukung
Baca Juga: Kenapa Work Life Balance Penting untuk Kesehatan Mental Pekerja?
Kebanyakan desain interior Starbucks memang nyaman untuk bekerja atau meeting. Desain kedai kopi seperti yang dimiliki oleh Starbucks juga menjadi salah satu inspirasi desain interior kantor.
Menurut laman stories.starbucks.com, banyak kantor yang mendesain ulang interiornya menjadi lebih mirip kedai kopi. Bahkan, satu lantai penuh kantor Pusat Dukungan Starbucks di Seattle pun didesain seperti kedainya alih-alih seperti kantor pada umumnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: