Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Iran Tantang Pengerahan Armada Kapal Perang AS: Kami Tidak Takut

        Iran Tantang Pengerahan Armada Kapal Perang AS: Kami Tidak Takut Kredit Foto: Reuters/Lisi Niesner
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Iran menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam jika diserang oleh Amerika Serikat (AS). Hal ini menyusul pengeraham armada kapal perang dekat wilayahnya oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

        Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan ia tidak takut diserang oleh AS. Ia juga memperingatkan bahwa setiap serangan militer terhadapnya berisiko berkembang menjadi konflik regional di Timur Tengah.

        Baca Juga: Iran Balik Ancam AS: 'Jari Kami Sudah Ada di Pelatuk Tinggal Tarik Aja'

        “Amerika secara rutin mengatakan bahwa ia telah mengerahkan kapal-kapal perang. Bangsa Iran tidak akan takut oleh hal-hal semacam ini dan tidak akan terguncang oleh ancaman tersebut,” kata Khamenei, dikutip dari Reuters, Senin (1/2).

        Khamenei menegaskan bahwa pihaknya tidak berniat menjadi pihak yang memulai konflik, namun akan merespons keras jika diserang oleh AS.

        “Kami bukan pihak yang memulai dan tidak ingin menyerang negara mana pun, tetapi kami akan memberikan pukulan keras kepada siapa pun yang menyerang dan mengganggu mereka,” ujar Khamenei.

        Khamenei juga menyebut gelombang protes di dalam negeri sebagai bentuk kudeta yang didukung oleh Amerika Serikat dan Israel. Menurutnya, tujuan protes sebenarnya adalah untuk menyerang pusat-pusat kekuasaan yang dikekola oleh Iran.

        Sebelumnya, Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militernya dengan mengerahkan tambahan kapal perang di Timur Tengah.

        Trump berulang kali mengancam akan melakukan intervensi militer jika tak ada kesepakatan nuklir atau adanya tindakan keras terhadap para demonstran di Iran.

        Baca Juga: Donald Trump: AS Punya Armada Besar Menuju ke Iran, Lebih Besar Dari yang Pernah Kami Kerahkan

        Namun Teheran dan Washington sama-sama memberi sinyal adanya peluang untuk kembali ke meja perundingan. Namun Iran menegaskan bahwa pembicaraan tersebut tidak boleh menyentuh atau membatasi kemampuan pertahanan nasionalnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: