Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Huawei Nova 14 Ultra Tantang Android Biasa dengan HarmonyOS 5.0

        Huawei Nova 14 Ultra Tantang Android Biasa dengan HarmonyOS 5.0 Kredit Foto: Huawei
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Huawei Nova 14 Ultra hadir bukan hanya sebagai ponsel flagship dengan spek tinggi, tetapi juga sebagai studi kasus bagaimana HarmonyOS 5.0 dibandingkan dengan pengalaman Android biasa di smartphone lain.

        Perbedaan sistem operasi menjadi salah satu pertanyaan terbesar calon pengguna karena HarmonyOS dikembangkan oleh Huawei sebagai ekosistem sendiri dan tidak berbasis Android dengan Google Mobile Services (GMS).

        HarmonyOS di Nova 14 Ultra dirancang untuk optimalisasi performa, responsivitas UI, dan integrasi dengan perangkat lain dalam ekosistem Huawei seperti smartwatch, tablet, dan audio.

        Beberapa pengguna yang sudah merasakan HarmonyOS menyebut antarmukanya smooth dan intuitif, bahkan dibandingkan beberapa UI Android populer menurut diskusi komunitas online.

        Namun pengalaman nyata bisa berbeda tergantung wilayah karena dukungan aplikasi Android populer terkadang memerlukan solusi alternatif di HarmonyOS.

        Integrasi ekosistem menjadi salah satu kekuatan HarmonyOS, di mana perangkat Huawei dapat saling berkomunikasi dan berbagi konten secara seamless tanpa perlu banyak konfigurasi.

        Bagi pengguna yang sudah memiliki perangkat Huawei lain seperti smartwatch atau earbuds, HarmonyOS memberikan sinkronisasi yang lebih mulus dibanding ekosistem Android yang terpisah.

        Namun kekhawatiran soal kompatibilitas aplikasi masih dinilai sebagai salah satu tantangan utama untuk user di Indonesia yang sudah terbiasa dengan layanan Google.

        Baca Juga: Huawei Nova 14 Pro Harga Rp8,5 Juta Diklaim Harga Lebih Murah Tapi Fitur Jempolan

        Perbandingan real-world juga menunjukkan beberapa fitur HarmonyOS seperti multitasking window dan AI integrasi sistem terasa lebih lancar karena optimasi Huawei.

        Nova 14 Ultra memakai HarmonyOS 5.0 sejak pabrik, menjadikannya salah satu perangkat pertama yang menonjolkan versi OS ini secara global.

        Perangkat juga dibekali layar LTPO3 OLED 6,81 inci 120 Hz yang besar, tajam, dan responsif untuk pengalaman antarmuka dan konsumsi konten.

        Di sektor kamera, Nova 14 Ultra membawa kamera utama 50 MP, telefoto periskop 50 MP, serta ultrawide 13 MP dengan OIS dan kemampuan zoom optik 3,7x.

        Kamera depannya juga kuat dengan 50 MP + 8 MP telefoto yang mendukung foto detail dan portrait.

        Di dalamnya terdapat chipset Kirin 8020, RAM besar hingga 12 GB, dan storage hingga 1 TB yang mendukung performa harian dan multitasking tanpa lag.

        Baterai berkapasitas 5500 mAh dengan 100 W fast charging memastikan perangkat tetap aktif sepanjang hari meski dipakai berat.

        Spesifikasi lain seperti IP68/IP69, NFC, Bluetooth 5.2, dan konektivitas 5G membuat Nova 14 Ultra lengkap sebagai ponsel flagship modern.

        Harga di Indonesia diperkirakan mulai sekitar Rp 9,0 - Rp 9,5 jutaan untuk model dasar, dengan varian storage lebih besar bisa sedikit lebih tinggi.

        Kekuatan HarmonyOS terasa ketika berjalan di atas hardware kuat Nova 14 Ultra, namun soal kesiapan ekosistem aplikasi Indonesia, pendapat pengguna masih beragam.

        Bagi sebagian pengguna yang sudah lekat dengan layanan Google, berpindah ke HarmonyOS bisa memerlukan adaptasi ekstra.

        Sementara itu bagi pengguna yang sudah memiliki perangkat Huawei, atau mengutamakan integrasi antar-device, HarmonyOS bisa jadi alasan kuat untuk pindah. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: