Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Huawei Pura 80 Ultra vs iPhone 17 Pro Max, Siapa Raja Kamera?

        Huawei Pura 80 Ultra vs iPhone 17 Pro Max, Siapa Raja Kamera? Kredit Foto: HUAWEI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Huawei Pura 80 Ultra dan iPhone 17 Pro Max sama-sama masuk ke jajaran flagship teratas, tapi pendekatan kamera mereka sangat berbeda.

        Huawei Pura 80 Ultra memakai sistem kamera yang sangat agresif dengan sensor utama besar ~1 inch, dual telephoto periskop dan ultrawide yang mendukung zoom optic sangat jauh hingga sekitar 9,4×, serta kamera utama 50 MP yang menangkap banyak cahaya.

        Sementara iPhone 17 Pro Max mempertahankan filosofi Apple dengan tiga kamera semua 48 MP dan zoom optic hingga 8× optical quality lewat lensa tetraprism yang panjang.

        Di ujung zoom jauh, banyak pengujian kamera menunjukkan Pura 80 Ultra memiliki detail zoom yang lebih tajam berkat kombinasi dua telephoto periscope dengan jangkauan yang lebih panjang, terutama di titik sekitar 9× zoom.

        Model Huawei ini sering dianggap unggul dalam detail jarak jauh, menghasilkan foto yang tetap tajam ketika memperbesar objek dari kejauhan.

        Sebaliknya, meskipun iPhone 17 Pro Max memiliki zoom optik maksimal yang sedikit lebih rendah, hasilnya tetap konsisten dengan warna yang natural dan pengolahan gambar yang halus khas Apple tanpa oversaturation.

        Dalam foto malam atau low-light, iPhone biasanya tampil dengan white balance dan noise control yang sangat baik, serta efek natural di bayangan dan sorotan.

        Namun Pura 80 Ultra yang punya sensor besar dan jarak zoom panjang juga menunjukkan performa low-light yang kuat dengan tangkapan cahaya yang lebih banyak di beberapa kondisi, meskipun hasilnya kadang diproses dengan warna yang lebih punchy.

        Baca Juga: Punya RAM 256 GB dan Baterai Raksasa, Segini Harga Huawei Nova 14i yang Baru Rilis

        Perbedaan gaya rendering warna juga menjadi pembeda besar: iPhone cenderung menghasilkan warna yang lebih natural dan akurat dengan kontras moderat, sedangkan Huawei sering menampilkan gambar dengan kontras, saturasi, dan kejelasan yang kuat untuk visual yang “populer di sosial media”.

        Kedua ponsel tinggi ini juga memiliki kekuatan masing-masing di stabilisasi video dan transisi antar lensa: iPhone sudah lama dikenal dengan sistem transisi dan stabilisasi yang halus di video, sedangkan Huawei lebih menonjol di hasil foto statis dan kemampuan zoom yang jauh.

        Secara skor di tes kamera DxOMark, Pura 80 Ultra bahkan sempat mengungguli iPhone seri sebelumnya, menandakan hasil keseluruhan foto yang sangat kompetitif, meski perangkat Huawei kurang mudah diakses di beberapa pasar karena ekosistem aplikasi. 

        Untuk kebutuhan zoom jauh dan detail maksimal, Huawei Pura 80 Ultra tampil lebih menonjol berkat sistem telephoto periskop yang dirancang untuk jarak ekstrem.

        Keunggulan ini membuat Pura 80 Ultra lebih fleksibel saat memotret subjek jauh seperti konser, olahraga, atau lanskap kota.

        Sementara itu, iPhone 17 Pro Max tetap kuat di foto malam karena kontrol noise dan white balance yang konsisten.

        Hasil foto malam iPhone sering dinilai lebih natural dengan pencahayaan yang seimbang tanpa terlihat berlebihan.

        Dalam karakter warna, iPhone mempertahankan tone realistis yang mendekati kondisi asli mata manusia.

        Huawei di sisi lain menawarkan warna lebih kontras dan saturasi tegas yang terlihat mencolok di media sosial.

        Perbedaan pendekatan ini menunjukkan Apple fokus pada konsistensi visual, sementara Huawei mengejar impresi dramatis.

        Pilihan terbaik akhirnya kembali ke prioritas pengguna antara detail zoom ekstrem atau reproduksi warna natural.

        Duel kamera flagship ini menegaskan bahwa persaingan kini bukan sekadar megapiksel, tetapi filosofi fotografi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: