Kredit Foto: IMPC
PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mengumumkan rencana pembelian kembali atau buyback saham dengan nilai maksimal mencapai Rp500 miliar. Aksi ini akan dilakukan tanpa meminta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sesuai dengan ketentuan POJK 13/2023.
“Perkiraan jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali oleh Perseroan adalah sekitar 0,30% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan atau setara dengan sekitar 166.131.000 lembar saham,” kata manajemen dalam keterbukaan informasi, Selasa (3/2).
Pelaksanaan buyback direncanakan berlangsung selama maksimal tiga bulan, terhitung sejak 3 Februari 2026 hingga 2 Mei 2026. Meski demikian, Perseroan membuka peluang untuk mengakhiri periode pembelian lebih awal dengan mempertimbangkan kondisi tertentu.
Baca Juga: Pertebal Kepemilikan, Harimas Borong Saham IMPC Senilai Rp129 Miliar
“Pembatasan harga saham pembelian kembali akan dilakukan oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan POJK No. 29/2023. Perseroan akan menunjuk PT BCA Sekuritas untuk melakukan pembelian kembali saham selama periode pembelian kembali saham dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar manajemen.
Perseroan berkeyakinan bahwa aksi buyback ini tidak menimbulkan dampak material terhadap pendapatan, operasional usaha, maupun kinerja keuangan secara keseluruhan. Seluruh dana yang digunakan berasal dari kas internal Perseroan, dengan tetap menjaga kesehatan keuangan, kecukupan modal kerja, serta keberlanjutan sumber pendanaan.
“Melalui pelaksanaan pembelian kembali saham ini, Perseroan berharap dapat menjaga stabilitas harga saham di masa mendatang serta memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan struktur permodalan guna mendukung nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” jelas manajemen.
Baca Juga: Pasar Masih Fluktuatif, TOWR Mulai Buyback Saham Rp300 Miliar
Sebagai informasi tambahan, saham IMPC jelang penutupan sesi pertama Selasa (3/2) terpantau melesat 130 poin atau 6,4% ke level Rp2.160. Namun dalam sepekan, sahamnya tercatat turun 40% dan ambruk 45,04% sepanjang sebulan terakhir.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: