Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Investasi Luar Jawa Tembus 51%, Rosan Beberkan 5 Provinsi Dengan Realisasi Tertinggi 2025

        Investasi Luar Jawa Tembus 51%, Rosan Beberkan 5 Provinsi Dengan Realisasi Tertinggi 2025 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa realisasi investasi sepanjang tahun 2025 kini lebih banyak tercipta di luar Pulau Jawa. Secara kumulatif, wilayah di luar Jawa memberikan kontribusi sebesar 51,3% atau setara dengan Rp991,2 triliun.

        "Investasi ini justru lebih banyak tercipta di Luar Jawa yaitu kurang lebih 51,3% atau 991,2 triliun. Jawa kontribusinya 48,7% atau 940 triliun," ujar Rosan dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI, Selasa (3/2/2026).

        Baca Juga: Kejar Pertumbuhan 8%, Investasi Ditargetkan Rp13.032 Triliun

        Meski secara total wilayah luar Jawa unggul, namun secara sebaran per provinsi, wilayah di Pulau Jawa masih mendominasi posisi lima besar. Jawa Barat kembali menempati urutan pertama sebagai destinasi investasi utama di Indonesia dengan perolehan Rp296,8 triliun.

        "Kalau kita lihat memang 5 besarnya ini masih Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, Banten, dan Sulawesi Tengah," jelas Rosan.

        Baca Juga: Menperin Genjot Investasi Perkuat Kapabilitas Industri RI

        Secara terperinci, posisi kedua ditempati oleh Jakarta dengan Rp270,9 triliun, disusul Jawa Timur sebesar Rp145,1 triliun, dan Banten di posisi keempat dengan Rp130,2 triliun. Sementara itu, Sulawesi Tengah menjadi satu-satunya provinsi di luar Jawa yang masuk dalam jajaran lima besar.

        "Sulawesi Tengah di nomor 5 sebesar 127,2 triliun atau 6,6%. Itu adalah 5 besarnya. Dan kemudian dilanjutkan juga Maluku Utara sebenarnya di nomor 6, 90,7 triliun," pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: