Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Investor asing kembali mencatatkan jual bersih (net sell) di pasar saham Indonesia pada perdagangan Selasa (3/2/2026), meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat dan kembali ke zona hijau.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan net sell Rp833,87 miliar pada perdagangan hari ini. Secara kumulatif sepanjang tahun berjalan, aksi jual bersih asing telah mencapai Rp10,06 triliun.
Di tengah aksi jual asing tersebut, IHSG justru ditutup menguat 199,87 poin atau 2,52% ke level 8.122,60, setelah bergerak di rentang 7.712,35–8.122,60. Total volume transaksi tercatat 58,38 miliar saham dengan nilai transaksi Rp29,29 triliun dan frekuensi 3,21 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar BEI mencapai Rp14.640 triliun.
Baca Juga: IHSG Akhiri Perdagangan Hari Ini dengan Lonjakan 2,52% ke Level 8.122
Penguatan IHSG terutama ditopang saham-saham berkapitalisasi besar di sektor energi, teknologi, dan bahan baku. Saham DCII menjadi kontributor terbesar terhadap kenaikan indeks dengan lonjakan 11,80% dan menyumbang +23,12 poin terhadap IHSG. Saham ASII menguat 8,37% dengan kontribusi +21,50 poin.
Selain itu, saham TPIA tercatat naik 10,59%, AMMN menguat 6,18%, dan DSSA naik 3,81%, yang bersama-sama menopang pergerakan indeks di tengah tekanan jual dari investor asing.
Di sisi lain, aktivitas perdagangan menunjukkan minat transaksi yang tinggi pada saham-saham tertentu. Saham BUMI menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan volume 14,23 miliar saham, atau sekitar 24,38% dari total volume pasar. Saham lain yang ramai diperdagangkan antara lain BIPI, DEWA, BKSL, dan GOTO.
Baca Juga: Airlangga Sebut Dana Asing Masuk Rp600 Miliar, IHSG Kembali ke Zona Hijau
Dari sisi nilai transaksi, BUMI mencatatkan nilai transaksi terbesar sebesar Rp3,38 triliun, disusul BBCA sebesar Rp1,56 triliun dan DEWA sebesar Rp1,23 triliun. Beberapa saham lain seperti BUVA dan BMRI juga mencatatkan nilai transaksi di atas Rp1 triliun.
Secara regional, pergerakan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa Asia yang menguat. Indeks Nikkei Jepang naik 3,92%, indeks KOSPI Korea Selatan melonjak 6,84%, dan indeks Straits Times Singapura menguat 1,06%. Namun demikian, secara kinerja tahunan, IHSG masih tercatat melemah 6,06% secara year to date (YTD).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: