Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Nusa Palapa (NPGF) Amankan Kredit Rp54,02 Miliar dari Bank Sinarmas

        Nusa Palapa (NPGF) Amankan Kredit Rp54,02 Miliar dari Bank Sinarmas Kredit Foto: Bank Sinarmas
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) resmi mengamankan fasilitas kredit dari PT Bank Sinarmas Tbk setelah menandatangani perjanjian kredit pada 29 Januari 2026. Dari kesepakatan tersebut, Perseroan memperoleh total fasilitas pembiayaan sebesar Rp54,02 miliar yang akan dimanfaatkan sebagai penopang kebutuhan modal kerja.

        Direktur NPGF Prim Galawira menjelaskan, porsi terbesar fasilitas kredit berasal dari Demand Loan senilai Rp45 miliar dengan tingkat bunga 9,75 persen per tahun dan jatuh tempo pada 16 Oktober 2026.

        Selain itu, Perseroan juga mendapatkan fasilitas PRK (committed revolving) sebesar Rp9 miliar dengan suku bunga yang sama, yakni 9,75 persen per tahun, serta tanggal jatuh tempo yang juga berakhir pada 16 Oktober 2026.

        Tak berhenti di situ, NPGF turut memperoleh fasilitas Corporate Credit Card dengan plafon Rp20 juta. Fasilitas ini dikenakan bunga 21 persen per tahun dan memiliki jangka waktu hingga 30 Juni 2029.

        Baca Juga: Harga Saham Terlalu Mahal, Emiten Grup Sinarmas (DSSA) Bakal Stock Split 1:25

        Prim menegaskan bahwa seluruh fasilitas kredit tersebut disiapkan sebagai alternatif pembiayaan untuk mendukung aktivitas operasional Perseroan. “Fasilitas kredit akan digunakan oleh Perseroan sebagai opsi pembiayaan untuk modal kerja,” ujar Prim. 

        Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, transaksi ini tidak menimbulkan dampak material terhadap kondisi keuangan, operasional, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

        Lebih lanjut, transaksi ini juga mendapatkan pengecualian sesuai Pasal 11 POJK 17/2020 karena merupakan pinjaman langsung dari bank. Dengan demikian, perolehan fasilitas tersebut tidak memerlukan penilaian dari penilai independen maupun persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 

        “Direksi dan Dewan Komisaris menyatakan bahwa transaksi tidak menimbulkan benturan kepentingan atau informasi menyesatkan,” pungkas Prim.

        Baca Juga: Produksi Lampaui Target, Pupuk Kaltim Siap Tancap Gas 2026

        PT Nusa Palapa Gemilang didirikan pada tahun 2001 dan dikenal sebagai produsen pupuk dengan teknologi Pan Granulation. Seiring waktu, Perseroan mengembangkan berbagai produk unggulan pupuk NPK granule dan pupuk mikro granule. Pada 2012, NPGF mulai mengoperasikan lini produksi NPK Steam Granulation I, disusul NPK Steam Granulation II pada 2020.

        Dengan terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk melalui diskusi dan kajian intensif bersama para pakar, konsultan, dan engineering baik dari dalam maupun luar negeri, Perseroan meningkatkan kapasitas produksinya secara signifikan. 

        Kapasitas produksi pabrik untuk pupuk NPK Granule dan NPK Briket kini mencapai 220.000 metrik ton per tahun. Pada tahun 2023, Perseroan melakukan inovasi yang semula menggunakan mesin berteknologi Steam Granulation menjadi Dry Granulation dengan kapasitas produksi sebesar 72.000 ton per tahun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: