Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gubernur Pramono Bongkar Rahasia Sukses Tekan Angka Kemacetan di Jakarta, Satu Kata Saja

        Gubernur Pramono Bongkar Rahasia Sukses Tekan Angka Kemacetan di Jakarta, Satu Kata Saja Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur DKI Jakarta angkat bicara soal hasil survei dari TomTom Traffic Index tentang kemacetan kota-kota di dunia dan menempatkan Jakarta sebagai kota termacet dunia di posisi ke-24.

        Pramono bersoloroh mungkin yang melakukan survei dilaksanakan pada hari Rabu, hari di mana ia mewajibkan seluruh ASN di Jakarta menggunakan transportasi umum ketika ingin berangkat kerja.

        "Mungkin surveinya hari Rabu. Kenapa hari Rabu? Ketika ASN Jakarta saya wajibkan untuk naik kendaraan umum," kata Pramono.

        Diketahui, sejak menjadi orang nomor satu di Jakarta, Pramono memang mewajibkan para ASN berangkat ke kantor memakai kendaraan umum di setiap hari Rabu.

        Ia pun meyakinkan turunnya peringkat Jakarta sebagai kota termacet dunia ia bukan tidak melakukan terobosan dan keberanian.

        "Itu artinya sebenarnya kalau kita mau melakukan terobosan-terobosan dan itu bisa turun lumayan drastis karena apa? Ya karena Transjabodetabek," tambahnya.

        Baca Juga: Jakarta Masih Kalah sama Bandung untuk Urusan Kemacetan Lalu Lintas

        Untuk itu, Pramono saat ini tengah menggenjot beberapa rute yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga, seperti Bogor, Bekasi, Cikarang, Banten dsb.

        "Bahkan sekarang ini dari Pantai Indah Kapuk 2 ke blok M yang dulu target kita hanya 2.000 sekarang average sudah di atas 8.000 (penumpang-red) dari Bogor ke Blok M sekarang itu juga sudah di atas 8.000 sehingga bukan lagi double, triple, nah itu sarana transportasinya harus disiapkan," tambahnya.

        Sebelumnya, survei dari TomTom Traffic Index 2025 yang dirilis pada Rabu, 21 Januari 2026 mencatat tingkat kemacetan rata-rata kota dunia, termasuk di Indonesia.

        Bandung menjadi kota termacet di Indonesia nomor satu, nilainya tembus dikisaran 64,1 persen. Itu artinya, untuk daya tempuh jarak 10 kilometer di Bandung, pengendara membutuhkan waktu rata-rata 32 menit 26 detik.

        Jakarta menduduki posisi ke-24 sebagai kota termacet dunia dengan catatan rata-rata kemacetan berada di angka 59,8 persen. Itu artinya rata-rata perjalanan sejauh 10 km di Jakarta ditempuh dalam 26 menit 19 detik.

        Untuk diketahui, TomTom Traffic Index adalah platform yang mengukur derajat kemacetan lalu linta kota di seluruh dunia yang penilaian terdiri dari tingkat kemacetan, tingkat kecepatan kendaraan pada saat waktu sibuk dan normal, siang-malam hari, waktu tempuh dan lain sebagainya.

        Data yang dikumpulkan berasal dari perangkat GPS yang terpasang pada kendaraan, kemudian dianalisis untuk mengetahui kondisi kepadatan jalan raya. Perubahan infrastruktur, batas kecepatan, dan volume kendaraan dapat memengaruhi data ini.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: