- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Harga Minyak Turun Jelang Pembicaraan Nuklir Iran-Amerika Serikat di Oman
Kredit Foto: Kementerian ESDM
Harga minyak mentah melanjutkan penurunan pada perdagangan di Jumat (6/2). Ia berada dalam jalur mencatat penurunan mingguan pertama dalam beberapa pekan, seiring meredanya kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah.
Dikutip dari Reuters, Minyak Brent turun 0,74% ke US$67,05. Sementara West Texas Intermediate (WTI) melemah 0,82% ke US$62,77.
Baca Juga: Tantang Donald Trump, Rusia: Kami Akan Terus Pasok Minyak ke Kuba!
Pelemahan terjadi ketika investor memusatkan perhatian pada pembicaraan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran di Oman. Kedua negara sepakat menggelar dialog di tengah meningkatnya ketegangan, seiring penguatan kehadiran militer di Timur Tengah.
Diketahui, pasar khawatir dengan pasokan minyak yang datang dan melewati Selat Hormuz. Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak yang merupakan eksportir minyak menyalurkan sebagian besar ekspor minyaknya melalui selat tersebut, begitu pula dengan Iran.
Analis Capital Economics menyebut bahwa ketegangan geopolitik dalam kawasan tersebut sempat menopang harga minyak dalam beberapa waktu terakhir.
“Namun kami menilai kekhawatiran geopolitik akan tergeser oleh fundamental yang lemah,” kata Capital Economics.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar