Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dorong Kemandirian Ekonomi Inklusif, Pertamina Lubricants Hidupkan Bengkel Difabel di Sulsel

        Dorong Kemandirian Ekonomi Inklusif, Pertamina Lubricants Hidupkan Bengkel Difabel di Sulsel Kredit Foto: Pertamina Lubricants
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Pertamina Lubricants (PTPL) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat inklusif melalui Program Pertamina Sahabat Difabel. Kali ini, perusahaan menyalurkan bantuan perlengkapan bengkel kepada Bengkel Difabel PerDIK (Pergerakan Difabel Indonesia) yang berlokasi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

        Bantuan tersebut diharapkan menjadi pemicu awal untuk mengaktifkan kembali operasional bengkel yang sebelumnya sempat terhenti akibat keterbatasan sarana. Dengan dukungan ini, peluang ekonomi bagi para penyandang difabel binaan PerDIK diharapkan dapat terbuka kembali.

        “Program ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa pemberdayaan komunitas difabel ini memiliki potensi besar sebagai ruang kewirausahaan inklusif, dan kami berharap dapat terciptanya ruang yang inklusif dan berkelanjutan bagi para penyandang difabel,” ujar Indra Yudanto, Sales Region Manager VII, PT Pertamina Lubricants.

        Program Pertamina Sahabat Difabel sendiri merupakan bagian dari TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) yang berfokus pada pelatihan pengembangan bakat dan keterampilan bagi kelompok difabel serta berkebutuhan khusus.

        Baca Juga: Pertamina Siap Perluas Wilayah Penjualan Pertamax Green 95 ke Luar Jawa

        Selain itu, program ini juga mendorong pemberdayaan usaha bersama untuk menciptakan kemandirian ekonomi berbasis kewirausahaan yang inklusif.

        Direktur Bengkel Difabel PerDIK, Ridawn M. Daeng Maliq, menilai kehadiran bengkel difabel bukan hanya sebagai tempat bekerja, tetapi juga sarana untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap penyandang disabilitas.

        “Kami ingin bengkel ini dilihat sebagai tempat kerja yang profesional. Dukungan seperti ini memberi akses dan kepercayaan bagi teman-teman difabel untuk menunjukkan bahwa mereka bisa berkontribusi secara nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

        Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan oleh PT Pertamina Lubricants Sales Region VII dan dihadiri oleh Community Development Officer (CDO) PT Pertamina Lubricants SR VII, Dwiki Wijaya Fathurrahman dan Fahrel Fahrezi Lufini, serta perwakilan pengurus PerDIK, pengelola bengkel, dan para penyandang difabel penerima manfaat.

        Baca Juga: PLN dan Pertamina Diminta Duduk Bareng untuk Perluas Jangkauan SPKLU

        Rangkaian kegiatan diawali dengan dialog singkat bersama pengurus PerDIK, kemudian dilanjutkan dengan serah terima bantuan secara simbolis, penandatanganan berita acara, serta dokumentasi kegiatan.

        Melalui kolaborasi ini, PT Pertamina Lubricants berharap Bengkel Difabel PerDIK dapat kembali beroperasi secara produktif.

        Selain menjadi contoh praktik baik pemberdayaan difabel di sektor otomotif, inisiatif ini juga diharapkan membuka peluang kolaborasi lanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperluas dampak sosial yang berkelanjutan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: