Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BRI Mudahkan Investasi Reksadana, Bebas Biaya Pembelian dan Penjualan!

        BRI Mudahkan Investasi Reksadana, Bebas Biaya Pembelian dan Penjualan! Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mempermudah investasi reksa dana melalui aplikasi BRImo dengan pilihan yang beragam dan sesuai kebutuhan finansial.

        Semua transaksi, mulai dari beli, jual, hingga pengaturan investasi bulanan, bisa dikelola dengan cepat dan praktis lewat BRImo.

        Baca Juga: Bank Mandiri Apresiasi Lebih dari 2.400 PMI dan Diaspora di Hong Kong Lewat Program Mandiri Sahabatku 2026

        Untuk informasi lebih lengkap mengenai produk reksa dana bisa klik di sini.

        Sedangkan untuk sejumlah keunggulan investasi dan reksa dana di BRI adalah sebagai berikut:

        1. Bebas Biaya Transaksi Pembelian dan Penjualan Reksa Dana

        Nasabah tidak akan dibebankan biaya pembelian dan juga penjualan untuk transaksi reksa dana di BRIMO

        Periode Program : s.d Juni 2026

        Ketentuan Program :

        - Bagi semua nasabah yang melakukan transaksi pembelian reksa dana melalui BRImo

        - Sesuai dengan ketentuan produk

        2. Manfaat Berinvestasi Reksa Dana di BRImo

        - Terjangkau : dapat memulai investasi dengan minimum Rp. 10.000,-

        - Mudah dan Praktis: Investasi reksa dana langsung dari ponsel kapan saja, di mana saja.

        - Beragam Pilihan Produk: Sesuaikan investasi dengan tujuan keuangan dan profil risiko Anda.

        - Transaksi Cepat: Beli dan jual reksa dana hanya dalam satu aplikasi.

        - Aman dan Terpercaya: Berinvestasi dengan platform yang aman dan terpercaya melalui BRImo.

        Adapun untuk risiko dalam dalam berinvestasi Reksa Dana adalah sebagai berikut:

        - Risiko Ekonomi dan Politik: Perubahan kondisi ekonomi dan politik dapat memengaruhi kinerja pasar dan investasi di reksa dana.

        - Risiko Penurunan Nilai: Nilai reksa dana bisa turun tergantung pergerakan harga aset dalam portofolio.

        - Risiko Likuiditas: Terjadi saat instrumen sulit diperdagangkan atau pasar tidak stabil.

        - Risiko Pasar: Fluktuasi nilai investasi karena perubahan kondisi pasar, seperti harga saham atau suku bunga.

        - Risiko Lainnya: Risiko yang tercantum dalam prospektus reksa dana masing-masing.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: