Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Danantara Bidik 14 Proyek Hilirisasi Baru, Investasi Total Tembus Rp436,8 triliun

        Danantara Bidik 14 Proyek Hilirisasi Baru, Investasi Total Tembus Rp436,8 triliun Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Roeslani menegaskan komitmen pemerintah mempercepat hilirisasi lintas sektor guna mengejar target pertumbuhan ekonomi 8%. Saat ini, pemerintah mengawal 20 program hilirisasi strategis yang masih berada dalam tahap on the pipeline.

        Dari total program tersebut, enam proyek telah dimulai sejak pekan lalu. Proyek itu mencakup pembangunan smelter alumina di Mempawah, pengembangan bioavtur di Cilacap, serta hilirisasi kelapa terintegrasi. Hingga saat ini masih Ada 14 proyek yang akan dijalankan dari total 20 program dengan nilai investasi US$26 miliar atau Rp436,8 triliun. 

        “Ini total proyeknya US$26 miliar, kurang lebih akan memperkerjakan 600 ribu, menciptakan 600 ribu lapangan pekerjaan. Dari 20 ini sudah tujuh yang dilakukan groundbreaking-nya dan insyaallah berikutnya akan disusul 14 lagi,” ujar Rosan dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

        Baca Juga: Dapat Target Untung 7% dari Prabowo, Danantara Langsung Naikkan Standar Investasi

        Rosan menekankan, hilirisasi telah menjadi motor utama realisasi investasi nasional. Sepanjang 2025, sektor ini menyumbang 30,2% dari total investasi atau setara Rp554,1 triliun.

        “Hilirisasi akan memberikan kontribusi sangat besar karena kita ingin capture all the value added yang ada di Indonesia dengan mengoptimalkan productivity and efficiency,” katanya.

        Ke depan, pemerintah tidak hanya fokus pada hilirisasi mineral, tetapi juga memperluas ke sektor perkebunan, kehutanan, dan perikanan. Komoditas seperti kelapa sawit, kayu log, dan karet menjadi bagian dari agenda tersebut.

        Baca Juga: Prabowo Tuntut Rosan Cetak Untung 7% Dari Hasil Investasi Danantara

        Sebelumnya, Rosan memastikan kesiapan groundbreaking fase kedua. Pemerintah akan mengecek kesiapan teknologi, pasar, lokasi proyek, hingga pelaku usaha agar proyek berjalan sesuai rencana.

        “Fase keduanya sudah ada, tapi kita perlu memastikan ini berjalan cepat dan sesuai rencana. Walaupun nanti sudah bulan puasa, kita tetap bekerja semaksimal mungkin,” ujarnya dalam Groundbreaking Hilirisasi Fase I di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: