Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Menkeu Purbaya Ungkap Strategi di Balik Defisit Anggaran 2,92 Persen Tahun 2025

        Menkeu Purbaya Ungkap Strategi di Balik Defisit Anggaran 2,92 Persen Tahun 2025 Kredit Foto: Cita Auliana
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa defisit anggaran tahun 2025 yang mencapai 2,92 persen dari PDB merupakan langkah sengaja untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Strategi ekspansi fiskal ini terbukti efektif membawa pertumbuhan ekonomi nasional mencapai rekor tertinggi pascapandemi sebesar 5,11 persen sepanjang tahun.

        Realisasi pertumbuhan pada kuartal IV/2025 bahkan menyentuh angka 5,39 persen berkat stimulus yang disalurkan pemerintah ke berbagai sektor. 

        "Itu sebetulnya strategi yang amat smart. Kami enggak lewatin 3%, ekspansi fiskal, kasih stimulus ke ekonomi, ekonominya balik," tutur Purbaya pada wartawan pada Rabu (19/2/2026).

        Terkait rasio utang pemerintah pusat yang kini berada di angka 40,46 persen, Menkeu menegaskan posisi Indonesia masih dalam batas aman. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand yang memiliki rasio utang di atas 50 hingga 100 persen.

        Purbaya meyakinkan publik bahwa standar utang Indonesia saat ini tidak perlu dikhawatirkan jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. 

        "Singapura berapa? Malaysia berapa? Dengan standar itu, kami masih aman," terangnya usai rapat di Kompleks Parlemen Senayan.

        Baca Juga: Target Ekonomi Naik, Pemerintah Tetap Kunci Defisit APBN di Bawah 3 Persen

        Pemerintah kini fokus mengatur keberlanjutan ekonomi setelah berhasil membalikkan arah pertumbuhan melalui kebijakan fiskal yang agresif tersebut. Fokus selanjutnya adalah menjaga momentum pertumbuhan agar tetap stabil sembari mengelola rasio utang secara terukur.

        Penjelasan ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran pasar terkait peningkatan defisit dan tumpukan utang luar negeri. Menkeu optimistis bahwa strategi fiskal yang dijalankan telah berada pada jalur yang tepat untuk memperkuat struktur ekonomi nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: