- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
IHSG Diramal Menguat Terbatas, Cermati Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang kembali menguat pada perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, setelah pada sesi sebelumnya terkoreksi 0,43% ke level 8.274.
"Secara teknikal, koreksi ini masih bersifat wajar dan belum mengubah struktur tren bullish jangka menengah. IHSG berpeluang melanjutkan penguatan terbatas selama bertahan di atas area support 8.230, dengan resistance psikologis terdekat di 8.400," kata Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda.
Tekanan pada indeks terjadi di tengah keputusan Bank Indonesia yang kembali mempertahankan BI-Rate di level 4,75% untuk kelima kalinya secara beruntun.
Langkah ini mencerminkan fokus otoritas dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, sekaligus merespons inflasi Januari 2026 yang naik menjadi 3,55% secara tahunan (YoY).
Dari sisi makro, pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Current Account kuartal IV-2025 yang diperkirakan mencatat surplus sekitar US$2 miliar, lebih rendah dibanding surplus US$4 miliar pada kuartal III-2025.
Selain itu, perkembangan pertemuan Presiden Prabowo dengan Presiden Amerika Serikat terkait potensi kesepakatan tarif juga menjadi perhatian investor.
Baca Juga: BEI Ungkap 267 Emiten Belum Penuhi Free Float 15%, Kebutuhan Dana Sentuh Rp187 Triliun
Rekomendasi Saham BRI Danareksa
Berikut saham-saham pilihan dari BRI Danareksa Sekuritas:
PT Timah Tbk (TINS) – Buy
Emiten tambang ini kembali menyandang nama Persero. Secara teknikal, pergerakan TINS masih berada dalam tren bullish. Saat ini harga tengah mengalami pullback dengan area support di 3.810–4.020.
Selama bertahan di atas level tersebut, TINS berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance 4.360–4.540. Stoploss pada area kurang dari 3.800.
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) – Buy
ADMR sedang memaksimalkan operasional bertahap sejumlah tungku (pot) smelter aluminium yang dibangun anak usahanya, PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI).
Dari sisi pergerakan harga, saham ini masih dalam tren bullish. Setelah rebound dari area support 1.665–1.790, ADMR berpeluang melanjutkan kenaikan menuju resistance 2.100–2.300. Stoploss berada di bawah 1.900.
PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) – Buy
Pada perdagangan terakhir, saham PSAB mencatatkan akumulasi asing yang cukup besar dengan net foreign buy Rp9,39 miliar. Secara teknikal, tren masih bullish dan harga bergerak di atas garis MA200.
Harga telah pullback dengan support 510–525 dan berpotensi menguat dalam jangka pendek menuju resistance 580–615. Stoploss berada pada area kurang 520.
PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) – Sell
JIHD belum lama ini mengumumkan bahwa pemilik manfaat akhir perusahaan adalah Sugianto Kusuma (Aguan) dan Tomy Winata.
Meski demikian, secara teknikal pergerakan saham masih cenderung sideways. Harga kini menyentuh area resistance dan mulai melemah. Investor disarankan mewaspadai potensi koreksi lanjutan dengan target support berikutnya di 645–600.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Disclaimer: Keputusan untuk melakukan aksi jual atau beli saham sepenuhnya ada di tangan pembaca. Segala risiko kerugian dari setiap keputusan investasi yang diambil menjadi tanggung jawab pembaca.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri