Kredit Foto: MMSGI
PT MMSGI memperluas program Bigger Dream 2026 dengan menyasar dua sekolah di Jakarta Timur sebagai bagian dari upaya perusahaan memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kualitas pendidikan.
Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Yayasan Life After Mine (LINE) dan menyasar Yayasan Pendidikan Citra Dharma di Cipayung serta Yayasan Ziyadatul Arqom di Jatinegara. Kedua institusi pendidikan tersebut menaungi total 355 siswa dan 69 tenaga pengajar dari jenjang SD hingga SMK.
CEO MMSGI Sendy Greti mengatakan perluasan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sebagai fondasi pengembangan sumber daya manusia di masa depan.
“Setelah tahun lalu Bigger Dream hadir di Cilincing, Jakarta Utara, tahun ini kami memperluas jangkauan program ke Jakarta Timur dengan dua sekolah sekaligus. Kami berharap semakin banyak siswa dapat merasakan lingkungan belajar yang lebih baik serta memiliki kesempatan mewujudkan mimpinya yang lebih besar untuk masa depan,” ujar Sendy.
Program Bigger Dream dirancang untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar melalui perbaikan fasilitas pendidikan sekaligus memperkuat kapasitas siswa melalui kegiatan pengembangan keterampilan yang melibatkan relawan dari kalangan karyawan perusahaan.
Pada pelaksanaan sebelumnya di Yayasan Syarif Hidayatullah Cilincing, Jakarta Utara sepanjang 2025 hingga awal 2026, program tersebut berhasil merealisasikan renovasi 10 fasilitas sekolah yang terdiri dari delapan ruang kelas dan dua fasilitas sanitasi.
Program tersebut juga memberikan manfaat langsung kepada 232 penerima manfaat yang terdiri dari 207 siswa lintas jenjang pendidikan serta 25 tenaga pengajar. Selain itu, siswa juga menerima dukungan perlengkapan belajar berupa tas sekolah dan alat tulis untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Dalam pelaksanaannya, program ini turut melibatkan 185 karyawan MMSGI sebagai donatur dan relawan. Keterlibatan tersebut mencakup kontribusi dana untuk perbaikan fasilitas sekolah serta pelaksanaan berbagai kegiatan pengembangan kapasitas siswa.
Total donasi yang dihimpun pada program sebelumnya mencapai sekitar Rp1,012 miliar yang berasal dari kontribusi perusahaan dan karyawan.
Baca Juga: Kemendikdasmen Gandeng Industri untuk Cetak SDM Unggul
Baca Juga: Kerja Sama dengan Jerman, SDM Industri RI Kian Mendunia
Baca Juga: Pemerintah Gratiskan Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Cetak SDM Unggul Siap Berwirausaha
Selain perbaikan fasilitas pendidikan, program Bigger Dream juga menghadirkan sejumlah kegiatan pengembangan keterampilan siswa seperti storytelling bagi siswa sekolah dasar, pembuatan vision board untuk siswa SMP, serta pelatihan kewirausahaan berbasis business model canvas bagi siswa SMK.
Ketua Yayasan LINE Mochamad Bihar mengatakan kolaborasi antara sektor usaha, lembaga sosial, dan institusi pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kualitas pendidikan dan pengembangan generasi muda.
“Program Bigger Dream tidak hanya menghadirkan perbaikan fasilitas sekolah, tetapi juga membuka ruang interaksi langsung antara relawan dan siswa untuk menghadirkan inspirasi serta motivasi bagi generasi muda menggapai mimpi yang lebih besar untuk masa depan,” ujar Bihar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: