Kredit Foto: BEI
Pasar modal Indonesia menyalurkan dana tanggung jawab sosial sebesar Rp3,95 miliar melalui program Pasar Modal Peduli: Berbagi Manfaat, Menguatkan Harapan, yang digelar pada Jumat (20/2/2026) di Main Hall Bursa Efek Indonesia. Dana tersebut disalurkan kepada tiga lembaga mitra Sahabat Pedalaman, BenihBaik.com, dan Wahid Foundation untuk mendukung pemulihan sosial dan infrastruktur pascabencana di wilayah Sumatera.
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas pemangku kepentingan pasar modal Indonesia dalam menghadirkan dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan, bertepatan dengan dimulainya bulan Ramadan.
Program Pasar Modal Peduli melibatkan self-regulatory organizations (SRO) pasar modal yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, serta perusahaan tercatat, anggota bursa, dan pelaku pasar modal lainnya. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah kolaboratif untuk memastikan pertumbuhan dan keberlanjutan pasar modal berjalan seiring dengan kontribusi sosial.
Baca Juga: BEI Ungkap Ada 8 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Beraset Jumbo
"Dalam pelaksanaannya, dana CSR tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Fokus program mencakup perbaikan infrastruktur vital yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, seperti konektivitas antarwilayah, akses air bersih, fasilitas sanitasi, sarana ibadah, dan pendidikan," ujar Kautsar, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Adapun realisasi program dilakukan melalui pembagian peran dengan lembaga mitra. Bersama Wahid Foundation, pasar modal mendukung pemulihan infrastruktur ibadah dan pendidikan melalui reaktivasi masjid, meunasah, dan dayah di wilayah Aceh.
Dengan BenihBaik.com, program difokuskan pada pembangunan sumur bor, fasilitas sanitasi MCK komunal, serta sarana pendidikan untuk memastikan akses air bersih dan fasilitas belajar yang layak bagi masyarakat terdampak.
Sementara itu, kolaborasi dengan Sahabat Pedalaman diarahkan pada pembangunan jembatan, sumur bor, dan fasilitas sanitasi MCK guna memulihkan konektivitas wilayah dan meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan.
Baca Juga: BEI Ungkap 267 Emiten Belum Penuhi Free Float 15%, Kebutuhan Dana Sentuh Rp187 Triliun
Kautsar menekankan bahwa keterlibatan kolektif pelaku pasar modal dalam program ini mencerminkan peran pasar modal tidak hanya sebagai instrumen pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang memiliki tanggung jawab sosial di tengah dinamika ekonomi dan tantangan sosial.
Melalui Pasar Modal Peduli, dukungan yang diberikan tidak terbatas pada bantuan jangka pendek, tetapi diarahkan untuk membangun kembali fondasi kehidupan masyarakat terdampak bencana. Program ini mencakup pemulihan fungsi sosial dan pendidikan, peningkatan kualitas sanitasi dan akses air bersih, serta penguatan konektivitas wilayah yang menjadi prasyarat aktivitas ekonomi lokal.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri