Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kinerja Investasi 2025 Tumbuh Tajam, Maximus Tetap Konservatif

        Kinerja Investasi 2025 Tumbuh Tajam, Maximus Tetap Konservatif Kredit Foto: Asuransi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk  atau Maximus Insurance mencatat lonjakan hasil investasi sepanjang 2025 seiring perbaikan strategi penempatan aset dan kondisi pasar yang lebih kondusif. Nilai investasi perseroan meningkat 19,4% dari Rp393,75 miliar per Desember 2024 menjadi Rp470,16 miliar per Desember 2025 berdasarkan laporan keuangan perusahaan.

        Direktur Utama Maximus Insurance Jemmy Atmadja mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan optimalisasi pengelolaan portofolio di tengah dinamika pasar keuangan.

        “Kinerja hasil investasi sepanjang 2025 menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan sangat baik. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan strategi penempatan aset serta kondisi pasar yang lebih kondusif dibanding periode sebelumnya,” ujar Jemmy kepada Warta Ekonomi, Senin (2/3/2026).

        Meski mencatat pertumbuhan tinggi, perseroan tetap menerapkan pendekatan konservatif dalam pengelolaan dana investasi. Jemmy menegaskan fokus perusahaan tidak hanya pada imbal hasil jangka pendek, melainkan pada stabilitas dan manajemen risiko.

        “Meskipun demikian, perusahaan tetap mengedepankan prinsip konservatif dan kehati-hatian dalam pengelolaan portofolio investasi. Fokus utama kami bukan semata pada optimalisasi imbal hasil jangka pendek, tetapi pada keseimbangan antara return, likuiditas, dan pengendalian risiko, sejalan dengan profil kewajiban perusahaan sebagai perusahaan asuransi,” jelasnya.

        Dalam menjaga stabilitas tersebut, Maximus menerapkan prinsip asset-liability matching guna memastikan kecocokan antara profil aset dan kewajiban klaim.

        “Fokus utama kami adalah menjaga kecocokan antara profil aset dan kewajiban (asset-liability matching), sehingga portofolio investasi mampu mendukung kewajiban klaim secara berkelanjutan,” katanya.

        Baca Juga: Klaim Liability Maximus Insurance Tembus 47,52%, tapi Kesehatan Tetap Cetak Klaim Tertinggi 2025

        Baca Juga: Klaim Asuransi Umum Tembus Rp48,96 Triliun di Akhir 2025

        Mayoritas dana investasi ditempatkan pada instrumen berisiko rendah hingga menengah untuk menjaga stabilitas arus kas dan volatilitas.

        “Mayoritas penempatan dana tetap berada pada instrumen berisiko rendah hingga menengah, seperti deposito dan obligasi berkualitas baik, guna menjaga stabilitas arus kas dan volatilitas yang terkendali,” ujarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: