Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Iran Tutup Selat Hormuz, Trump Jualan Asuransi Kapal di Jalur Minyak Dunia

        Iran Tutup Selat Hormuz, Trump Jualan Asuransi Kapal di Jalur Minyak Dunia Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan United States Development Finance Corporation (DFC) menyediakan asuransi risiko politik dan jaminan keamanan finansial bagi seluruh perdagangan maritim yang melintasi Teluk, khususnya pengiriman energi, setelah meningkatnya ketegangan di kawasan Selat Hormuz.

        Kebijakan tersebut berlaku segera dan ditujukan bagi semua perusahaan pelayaran yang beroperasi di jalur strategis tersebut. Hal ini menyusul meningkatnya risiko keamanan jalur pelayaran global setelah Iran dilaporkan menutup Selat Hormuz awal pekan ini.

        “Efektif segera, saya telah memerintahkan United States Development Finance Corporation (DFC) untuk menyediakan, dengan harga yang sangat wajar, asuransi risiko politik dan jaminan bagi keamanan finansial seluruh perdagangan maritim, khususnya energi, yang melintasi Teluk. Fasilitas ini akan tersedia bagi semua perusahaan pelayaran,” ujar Trump, melalui media sosial, dikutip Rabu (4/3/2026).

        Menurut Trump, langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran distribusi energi global melalui salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. Pemerintah AS juga menyiapkan opsi pengawalan militer bagi kapal tanker yang akan melintas di Selat Hormuz.

        “Jika diperlukan, Angkatan Laut Amerika Serikat akan mulai mengawal kapal tanker melalui Selat Hormuz sesegera mungkin. Apa pun yang terjadi, Amerika Serikat akan memastikan arus bebas energi ke dunia,” tuturnya.

        Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat memiliki kapasitas ekonomi dan militer yang cukup untuk menjamin keamanan jalur energi global.

        “Kekuatan ekonomi dan militer Amerika Serikat adalah yang terbesar di dunia, tindakan lebih lanjut akan menyusul,” kata Trump.

        Baca Juga: Trump: Amerika Serikat Punya Senjata Cukup Buat Perangi Iran Selamanya

        Baca Juga: AAUI: Gangguan Selat Hormuz Picu Kenaikan Biaya Asuransi Global

        Baca Juga: Ini Daftar Negara yang Langsung Terdampak Akibat Selat Hormuz Ditutup, Indonesia Termasuk?

        Selat Hormuz merupakan jalur logistik strategis bagi perdagangan energi global. Jalur laut sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab tersebut dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia, sehingga setiap gangguan terhadap pelayaran di kawasan itu berpotensi memicu lonjakan harga energi global.

        Ketegangan di kawasan meningkat setelah Selat Hormuz dilaporkan ditutup pada Senin (2/3/2026) oleh Iran. Penutupan tersebut diumumkan oleh komandan senior Garda Revolusi Iran yang menyatakan setiap kapal yang melintas di jalur tersebut akan menjadi sasaran sebagai langkah balasan atas serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel.

        Ancaman terhadap jalur pelayaran ini meningkatkan kekhawatiran pasar energi global, mengingat Selat Hormuz merupakan rute utama ekspor minyak dari negara-negara produsen utama di Timur Tengah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: