Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        ANTAM Raih Pasokan 6 Ton Emas per Tahun dari Merdeka Grup

        ANTAM Raih Pasokan 6 Ton Emas per Tahun dari Merdeka Grup Kredit Foto: PT Aneka Tambang
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menandatangani Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan PT Bumi Suksesindo (BSI) dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), yang merupakan bagian dari PT Merdeka Copper Gold Tbk, di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

        Kontrak berdurasi dua tahun tersebut mencakup pembelian 6 metrik ton emas granula berkadar 99,99 persen, yang dimurnikan di dalam negeri. 

        Volume tersebut berasal dari produksi tambang Tujuh Bukit dan Pani Gold Mine, dua aset utama Merdeka Group, dengan skema offtake yang telah disepakati untuk periode 2026–2028.

        Direktur Komersial ANTAM Handi Sutanto mengatakan, perjanjian ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat integrasi rantai pasok emas nasional, mulai dari hulu hingga hilir.

        “Melalui perjanjian ini, kami menegaskan visi emas ANTAM sebagai emas yang bersumber dari tambang Indonesia, dimurnikan di satu-satunya dan tertua refinery bersertifikasi LBMA di Indonesia."

        "Kemudian dipersembahkan kembali kepada bangsa sebagai emas yang tahan uji dan diwariskan lintas generasi,” ujar Handi.

        Sebelumnya, ANTAM dan BSI telah menjalin Perjanjian Jasa Pemurnian, di mana dore hasil tambang dimurnikan di fasilitas ANTAM. 

        Melalui GSPA ini, transaksi emas granula dilakukan secara lebih terstruktur, setelah seluruh proses pemurnian berlangsung di dalam negeri, sehingga memperkuat nilai tambah domestik.

        Handi menekankan, kepastian pasokan dari sumber yang jelas dan bertanggung jawab menjadi faktor krusial dalam menjaga reputasi dan daya saing produk emas ANTAM di pasar.

        “Stabilitas pasokan dari sumber yang jelas memperkuat posisi emas ANTAM sebagai produk bersertifikasi LBMA yang memenuhi standar internasional, termasuk aspek tata kelola dan keberlanjutan."

        "Kami ingin emas ANTAM menjadi emas yang berakhlak, aman, dan nyaman dimiliki masyarakat."

        "Ini sejalan dengan komitmen ESG perusahaan yang terus kami perkuat,” cetusnya.

        Ia menambahkan, sebagai pemimpin pasar, ANTAM memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai standar tata kelola dan regulasi yang berlaku.

        “Kami menyadari sebagai market leader, ANTAM kerap menjadi sorotan."

        "Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar tata kelola dan regulasi."

        "Berbagai masukan publik kami pandang sebagai energi positif untuk terus melakukan continuous improvement, selaras dengan semangat melayani sepenuh hati,” papar Handi.

        Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk Albert Saputro menyatakan, kerja sama ini memberikan kepastian penyerapan produksi emas Merdeka di pasar domestik.

        Baca Juga: Anjlok Rp77 Ribu, Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp3.045.000 per Gram

        “Dengan basis produksi yang semakin kuat dari Tujuh Bukit dan Pani Gold Mine, kami membutuhkan struktur offtake yang stabil dan terukur."

        "GSPA ini memberikan kepastian penyerapan produksi sekaligus memperkuat kontribusi kami terhadap industri emas domestik,” terang Albert. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Yaspen Martinus

        Bagikan Artikel: