Krisis Selat Hormuz, Ini Manuver Amerika Serikat Demi Stabilkan Harga Minyak
Kredit Foto: Istimewa
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan pemerintahannya melonggarkan sebagian sanksi terkait minyak sebagai langkah untuk menjaga pasokan energi global sekaligus menekan harga minyak dunia.
Trump mengatakan langkah tersebut diambil di tengah ketegangan geopolitik yang memengaruhi jalur distribusi energi global, terutama di Strait of Hormuz.
Baca Juga: Amerika Serikat Minta Rusia Tak Ikut Campur Soal Perang Iran
“Kami memiliki sanksi terhadap beberapa negara. Kami akan mencabut sebagian sanksi tersebut sampai Selat (Hormuz) kembali normal,” kata Trump, dikutip dari Reuters.
Trump menambahkan bahwa harga minyak sejauh ini tidak melonjak setinggi yang dikhawatirkan sebelumnya. AS menurutnya berupaya memastikan pasokan minyak tetap mencukupi agar tekanan terhadap pasar energi global dapat dikendalikan.
Amerika Serikat sejauh ini belum menyebut negara tertentu secara rinci, namun mereka diketahui telah memberikan pengecualian sementara terhadap sanksi minyak, salah satunya untuk Rusia.
Adapun Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling vital di dunia, dengan sekitar dua puluh persen pasokan minyak global melewati jalur tersebut setiap hari.
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan wilayah dari Teluk Persia dengan Samudra Hindia. Ia menjadi salah satu titik transit energi terpenting di dunia.
Baca Juga: Soal Potensi Amerika Serikat Kirim Ground Force ke Iran, Begini Kata Trump
Trump, saking pentingnya, juga mengungkit terkait nasib dari Selat Hormuz. Menurutnya, kapal-kapal masih bergerak dalam jalur tersebut, tetapi pemerintahannya sedang mempertimbangkan langkah lebih jauh, salah satunya untuk mengambil alih wilayah dari Selat Hormuz di Iran.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: