- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Bahlil Sebut Stok BBM RI Masih Aman di Tengah Mencuatnya Dampak Konflik AS-Iran
Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan ketahanan energi Indonesia masih berada dalam kondisi aman. Pernyataan ini dikeluarkan meskipun stok energi global mulai terdampak oleh eskalasi perang antara Amerika Serikat dan Iran.
Bahlil menekankan bahwa cadangan minyak Indonesia saat ini masih memenuhi standar minimal nasional. Selain itu, angka cadangan tersebut berada pada kisaran 21 hingga 28 hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Sekalipun dalam kondisi yang memang hampir semua dunia kena, tetapi kita bersyukur kepada Allah, hari ini BBM di negara kita tercinta terpenuhi dengan baik,” ujar Bahlil saat melakukan sidak di Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).
Menteri ESDM menjelaskan bahwa masa cadangan tersebut bukan berarti bahan bakar akan habis dalam waktu singkat. Pasalnya, stok akan terus terisi kembali secara berkelanjutan setelah minyak didistribusikan ke berbagai wilayah.
Pemerintah terus mengoptimalkan operasional seluruh fasilitas pengolahan minyak berupa kilang-kilang di dalam negeri. Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas produksi energi nasional di tengah ketidakpastian pasar global.
Di samping itu, pasokan impor minyak mentah dipastikan telah sesuai dengan spesifikasi teknis kilang domestik. Hal tersebut dapat tercapai karena pemerintah telah mencari alternatif sumber impor di luar wilayah terdampak konflik.
“Kita tahu bahwa 20 persen dari crude kita itu diambil dari Selat Hormuz. Sekarang, kami sudah ganti ke tempat lain dan pasokannya insyaallah sudah mulai membaik,” tutur Bahlil menambahkan rincian strategi pengalihan pasokan.
Langkah taktis ini diambil guna menghindari gangguan rantai pasok yang mulai dialami oleh sejumlah negara tetangga. Terlebih lagi, pemerintah Filipina baru saja mengumumkan keadaan darurat nasional akibat krisis energi pada Selasa (24/3/2026) lalu.
Baca Juga: Rupiah Tembus ke Rp16.904 Didukung Stabilitas BBM dan APBN
Kementerian ESDM akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi bensin, solar, hingga LPG di seluruh pelosok tanah air. Sinergi antarlembaga menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan energi nasional di masa krisis Timur Tengah.
Keberhasilan mencari sumber minyak alternatif diharapkan mampu meredam gejolak harga energi dalam negeri. Pemerintah berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari dampak langsung gangguan ekonomi internasional yang sedang terjadi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: