Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Laba Bersih Wika Beton (WTON) Anjlok 93%, Hanya Tersisa Rp4,1 Miliar

        Laba Bersih Wika Beton (WTON) Anjlok 93%, Hanya Tersisa Rp4,1 Miliar Kredit Foto: Wika Beton
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Emiten produsen beton pracetak, Wijaya Karya Beton (WTON), mencatat penurunan kinerja sepanjang tahun buku 2025. Perseroan hanya membukukan laba bersih tahun berjalan sekitar Rp4,1 miliar, anjlok signifikan dibandingkan laba bersih 2024 yang mencapai Rp64,19 miliar.

        Seiring penurunan tersebut, laba bersih per saham dasar turut terkoreksi menjadi Rp4,59 per saham, dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp7,46 per saham.

        Penurunan laba bersih tersebut sejalan dengan melemahnya pendapatan usaha. Sepanjang 2025, WTON membukukan pendapatan sebesar Rp3,58 triliun, turun sekitar 26,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,89 triliun.

        Meskipun pendapatan menurun, perseroan berhasil menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp3,32 triliun dari sebelumnya Rp4,52 triliun. Hal ini menghasilkan laba bruto sebesar Rp256,90 miliar.

        Dari sisi neraca, total aset WTON pada akhir 2025 tercatat sekitar Rp6,29 triliun, relatif stabil dibandingkan posisi tahun sebelumnya.

        Sementara itu, total liabilitas WTON tercatat sebesar Rp2,60 triliun, turun signifikan dibandingkan posisi akhir 2024 yang mencapai Rp3,50 triliun. Adapun posisi ekuitas perseroan relatif stabil di level Rp3,68 triliun.

        Manajemen WTON menjelaskan penurunan total liabilitas perseroan pada 2025 dibandingkan 2024 mencapai Rp903,47 miliar atau 25,76%. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya liabilitas jangka pendek sebesar 67,85% dan liabilitas jangka panjang sebesar 32,15%.

        Penurunan liabilitas jangka pendek sebesar Rp612,96 miliar (67,85%) terutama berasal dari berkurangnya utang usaha kepada pihak berelasi dan pihak ketiga sebesar Rp548,64 miliar atau 60,73%.

        “Pos liabilitas jangka pendek lainnya secara total turun sebesar Rp64,32 miliar atau 7,12%,” tulis manajemen WTON, dikutip Jumat (27/3/2026).

        Baca Juga: WIKA Buka Akses Fungsional Tol Probowangi untuk Mudik Lebaran, Berlaku 14-29 Maret 2026

        Baca Juga: WIKA Mau Jual 49% Saham Hotel Indonesia Group, Segini Nilainya

        Di sisi lain, penurunan liabilitas jangka panjang sebesar Rp290,51 miliar (32,15%) berasal dari turunnya utang jangka panjang, setelah dikurangi bagian jangka pendek pinjaman bank, yang menurun sebesar Rp291,93 miliar atau 32,31%.

        “Pos liabilitas jangka panjang lainnya secara total naik sebesar Rp1,43 miliar atau 0,16%,” tulis manajemen.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: