- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
RAAM Rights Issue 1,36 Miliar Saham, Ekspansi Film dan Bangun Bioskop
Kredit Foto: MVP
PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) berencana melakukan penambahan modal melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.362.724.000 saham baru atau setara maksimal 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, guna memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi usaha.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada 27 Maret 2026, aksi korporasi tersebut akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Mei 2026 di Jakarta Selatan.
Perseroan menyatakan, tambahan modal ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan induk dan entitas anak, sekaligus menyediakan pendanaan tambahan guna mendukung kinerja usaha. Dalam skema ini, pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya berpotensi mengalami dilusi kepemilikan hingga maksimal 16,67%.
Dana hasil pelaksanaan HMETD direncanakan digunakan untuk dua kebutuhan utama. Pertama, sebagai modal kerja yang mencakup pembiayaan produksi film, web series, dan sinetron, termasuk aktivitas pemasaran serta investasi pada lini usaha pendukung. Kedua, penyertaan modal kepada entitas anak PT Platinum Sinema untuk membangun dan mengoperasikan 50 teater baru di berbagai kota di Indonesia.
Perseroan menyebut pelaksanaan aksi korporasi akan mengacu pada laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang telah diaudit, dengan jangka waktu realisasi maksimal 12 bulan sejak persetujuan RUPSLB hingga efektifnya pernyataan pendaftaran sesuai ketentuan regulator.
Dalam agenda RUPSLB, selain persetujuan HMETD, perseroan juga akan meminta restu pemegang saham atas perubahan anggaran dasar terkait peningkatan modal ditempatkan dan disetor, serta pemberian wewenang kepada direksi untuk menentukan jumlah saham final dan harga pelaksanaan.
Baca Juga: Mau Rights Issue, JGLE Bidik Dana Rp414 Miliar untuk Akuisisi Jungleland
Baca Juga: PYFA Mau Rights Issue 5,7 Miliar Saham, Dana untuk Akuisisi dan Ekspansi
Baca Juga: Mau Rights Issue, Cakra Buana (CBRE) Bidik Dana Rp1,91 Triliun
Struktur kepemilikan saham perseroan per 28 Februari 2026 menunjukkan pemegang saham pengendali Ram Jethmal Punjabi menguasai 67,50% saham, diikuti PT MNC Digital Entertainment sebesar 9,09%, serta kepemilikan publik sebesar 22,73%.
Perseroan bergerak di sektor perfilman, mencakup produksi, pascaproduksi, distribusi, hingga aktivitas pemutaran film melalui entitas anak, dengan jaringan bioskop yang tersebar di sejumlah daerah
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: