- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
BEI Rampungkan 4 Reformasi Pasar Modal untuk Penuhi Standar MSCI Hingga FTSE
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan telah menuntaskan seluruh empat proposal penguatan struktur pasar modal yang sebelumnya diajukan kepada lembaga indeks global MSCI dan FTSE Russell.
Pejabat sementara (Pjs.) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan keempat inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pasar modal Indonesia agar semakin transparan, likuid, serta memenuhi standar internasional.
“Hari ini kami sampaikan bahwa seluruh empat proposal itu telah dapat kita tuntaskan,” ujar Jeffrey dalam acara sosialisasi di BEI, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Ia menyampaikan seluruh proposal telah disampaikan kepada MSCI dan FTSE. Salah satu inisiatif utama adalah peningkatan keterbukaan informasi kepemilikan saham, khususnya bagi pemegang saham di atas 1%.
Ketentuan ini mulai diterapkan sejak 3 Maret 2026 dengan menggunakan data kepemilikan akhir secara bertahap, termasuk pembaruan hingga periode akhir Maret.
“Dari yang kami lakukan, respons pasar positif terhadap inisiatif tersebut,” ungkapnya.
Inisiatif kedua adalah peningkatan ketentuan minimum free float dari sebelumnya 7,5% menjadi 15%.
Selanjutnya, proposal ketiga mencakup penguatan granularitas data investor melalui penyempurnaan klasifikasi investor di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Baca Juga: BEI Targetkan Free Float 15% Selesai 2029, Begini Tahapan Penerapannya
Baca Juga: Aturan Main IPO Berubah Total, BEI Wajibkan Emiten Penuhi Free Float Hingga 25%
Baca Juga: BEI Resmi Naikkan Free Float Jadi 15%, Emiten Wajib Patuh!
Kategori investor diperluas dari sembilan kelompok menjadi 39 subsektor, sehingga memberikan gambaran yang lebih rinci mengenai profil partisipasi investor di pasar modal domestik.
Adapun proposal keempat adalah penguatan data kepemilikan saham melalui implementasi pengukuran tingkat konsentrasi kepemilikan saham atau high shareholder concentration.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: