Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Belanja Online RI Makin Dominan, Kini Jadi Kebiasaan

        Belanja Online RI Makin Dominan, Kini Jadi Kebiasaan Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Hasil studi terbaru dari YouGov yang bekerja sama dengan Visa menunjukkan bahwa frekuensi belanja online masyarakat Indonesia terus meningkat. Tercatat dalam laporan State of Digital Commerce in Asia Pacific 2025, sebanyak 62% masyarakat Indonesia kini berbelanja daring dua hingga tiga kali setiap bulan, melonjak dibandingkan tahun sebelumnya.

        Selain meningkatnya intensitas belanja, konsumen juga dinilai semakin selektif dalam mengambil keputusan. Tidak cuma faktor kemudahan saja yang menjadi pertimbangan tapi juga tuntutan terhadap keamanan, transparansi, serta manfaat yang jelas dalam setiap transaksi.

        Dalam konteks pembayaran, Indonesia menunjukkan karakteristik unik di kawasan Asia Pasifik. Studi tersebut mencatat sebanyak 78% konsumen menggunakan akun dengan saldo tersimpan, menjadi yang tertinggi di kawasan yang mana tren ini mendorong ekspektasi terhadap sistem pembayaran yang lebih cepat sekaligus aman.

        Baca Juga: RI–Sao Tome Sepakati Bebas Visa bagi Paspor Diplomatik dan Dinas

        Selain itu, kesadaran terhadap keamanan transaksi juga mulai meningkat yang mana tingkat pemahaman terhadap teknologi tokenisasi telah mencapai 34% yang menunjukkan kesiapan pasar dalam mengadopsi sistem pembayaran instan seperti one click payment.

        Di sisi lain, perkembangan teknologi turut memengaruhi pola konsumsi. Sebanyak 82% konsumen Indonesia telah menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu aktivitas belanja, mulai dari membandingkan harga hingga melacak pesanan dan diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai 95% dalam waktu dekat.

        Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari, mengatakan bahwa tren ini menunjukkan pentingnya membangun kepercayaan dalam ekosistem digital.

        “Konsumen di Indonesia semakin antusias menggunakan AI dalam berbelanja, namun tetap menginginkan kejelasan dan perlindungan yang kuat saat proses pembayaran. Seiring dengan langkah pemerintah Indonesia dalam mendorong agenda digitalisasi, Visa berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mempercepat adopsi pembayaran digital yang aman. Melalui teknologi tokenisasi jaringan, solusi Visa seperti Click to Pay, serta autentikasi tepercaya, kami menghadirkan pengalaman belanja yang praktis dan aman bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/4/2026).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Istihanah

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: