Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Waketu Komisi I DPR Dave Akhbarshah Tekankan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital

        Waketu Komisi I DPR Dave Akhbarshah Tekankan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akhbarshah Fikarno menekankan pentingnya perlindungan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

        Hal itu disampaikannya dalam Webinar Literasi Digital bertema “Pendidikan di Era Digital: Strategi Melindungi Generasi Muda di Ruang Digital” yang digelar pada Rabu (8/4).

        Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan Komisi I DPR RI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan anak dan remaja di ruang digital.

        Dalam paparannya, Dave menyebut perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, namun juga menghadirkan tantangan baru. Generasi muda, menurutnya, menjadi kelompok yang paling aktif menggunakan teknologi sekaligus paling rentan terhadap berbagai risiko.

        Ia menyoroti sejumlah ancaman yang kerap dihadapi, mulai dari paparan konten negatif, hoaks, perundungan siber, hingga kejahatan digital.

        “Ruang digital harus menjadi ruang yang aman, sehat, dan mendukung proses pembelajaran generasi muda. Oleh karena itu, perlindungan terhadap anak dan remaja di ruang digital harus menjadi perhatian bersama,” ujar Dave.

        Sebagai mitra pemerintah di bidang komunikasi dan informatika, Komisi I DPR RI, lanjut Dave, terus mendorong penguatan literasi digital sebagai fondasi utama perlindungan generasi muda. Ia menegaskan, literasi digital tidak hanya sebatas kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, pemahaman etika digital, serta kesadaran menjaga keamanan diri di dunia maya.

        Dave juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem digital yang aman. Menurutnya, peran keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat sangat krusial dalam mendampingi anak-anak menggunakan teknologi secara bijak.

        “Kita membutuhkan sinergi dari semua pihak. Orang tua, guru, dan masyarakat harus memiliki pemahaman yang baik agar dapat mendampingi generasi muda dalam menggunakan teknologi secara bijak,” tambahnya.

        Selain Dave, webinar ini turut menghadirkan Gun Gun Siswadi yang menyoroti pentingnya literasi digital dalam dunia pendidikan. Ia menilai sistem pendidikan perlu membekali peserta didik dengan keterampilan abad ke-21, termasuk kemampuan berpikir kritis dan etika dalam berinteraksi di ruang digital.

        Sementara itu, Iwan Sahir menekankan peran institusi pendidikan dalam membangun karakter serta kesadaran digital generasi muda. Ia menyebut sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga sebagai ruang pembentukan nilai dan perilaku yang bertanggung jawab.

        Webinar yang dipandu oleh Fitrotul Uyun dan dimoderatori Wirananda Goemilang ini berlangsung interaktif dengan partisipasi peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, hingga masyarakat umum.

        Melalui kegiatan ini, Komdigi bersama Komisi I DPR RI berharap literasi digital masyarakat semakin meningkat sehingga mampu menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan produktif bagi generasi muda Indonesia. Kolaborasi yang kuat dinilai menjadi kunci agar generasi muda dapat tumbuh sebagai individu yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab di era digital.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: