Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Meta Kembangkan Kloningan Mark Zuckerberg

        Meta Kembangkan Kloningan Mark Zuckerberg Kredit Foto: Instagram/Mark Zuckerberg
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Meta tengah mengembangkan kloningan berbasis kecerdasan buatan (AI) dari CEO Mark Zuckerberg, yang dirancang untuk berinteraksi langsung dengan karyawan dan memberikan arahan, bahkan saat Zuckerberg tidak datang.

        Menurut laporan Financial Times, kloningan AI Zuckerberg dibuat untuk mengisi celah komunikasi antara CEO dan karyawan.

        Teknologi ini memungkinkan karyawan tetap mendapatkan umpan balik seolah secara langsung dari Zuckerberg.

        Sumber yang mengetahui proyek tersebut menyebut Meta sedang mengembangkan karakter 3D berbasis AI dengan tampilan fotorealistis.

        Karakter ini dirancang agar dapat berinteraksi secara real-time dengan pengguna.

        Fokus utama pengembangan saat ini adalah menciptakan versi AI Zuckerberg yang mampu merepresentasikan dirinya secara akurat.

        Bahkan, Zuckerberg disebut terlibat langsung dalam proses pengembangan.

        Ia ikut melatih dan menguji sistem tersebut agar hasilnya sesuai kepribadiannya.

        Meta melatih AI ini menggunakan berbagai aspek dari Zuckerberg, mulai dari citra, suara, hingga gaya berbicara dan pernyataan publiknya.

        Dengan begitu, interaksi yang terjadi diharapkan terasa lebih personal dan autentik bagi karyawan.

        AI tersebut juga dibekali pemahaman mengenai strategi perusahaan, tjuannya agar dapat memberikan saran atau masukan kepada karyawan sesuai arah bisnis Meta.

        Jika proyek ini berhasil, Meta berpotensi memperluas teknologi tersebut ke publik.

        Perusahaan bahkan telah menguji konsep serupa sebelumnya, dengan memungkinkan kreator membuat versi AI diri mereka sendiri.

        Sejak 2024, Meta sudah memamerkan demonstrasi karakter AI yang dapat dibuat oleh kreator.

        Platform ini juga mulai mengizinkan kreator menghadirkan AI untuk membalas komentar pengikut di Instagram.

        Di sisi lain, Zuckerberg juga semakin terlibat dalam pengembangan AI di Meta.

        Ia dilaporkan menghabiskan sekitar 5–10 jam per minggu, untuk melakukan coding dan mengikuti tinjauan teknis proyek-proyek AI lainnya.

        Sebelumnya pada Maret lalu, Wall Street Journal mengungkap Zuckerberg juga tengah mengembangkan agen AI pribadi untuk membantu tugas sehari-harinya.

        Baca Juga: Trump Gandeng Zuckerberg Hingga Jensen Huang Sebagai Penasihat AI

        Namun, proyek tersebut terpisah dari pengembangan kloning AI yang ditujukan untuk penggunaan internal perusahaan.

        Dengan langkah ini, Meta menunjukkan ambisinya menghadirkan AI tidak hanya sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai representasi digital manusia dalam sektor profesional. (*)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Yaspen Martinus

        Bagikan Artikel: