Kredit Foto: Istimewa
Pasar otomotif Malaysia mengalami kelesuan pada Maret 2026 sebab berdasarkan data registrasi dari Malaysian Automotive Association (MAA), penjualan kendaraan baru turun 13 persen menjadi 63.489 unit, dari 72.931 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Penurunan ini menandai kontraksi pasar selama dua bulan berturut-turut. MAA menyebut faktor utama pelemahan adalah panjangnya libur Idulfitri yang tahun ini jatuh pada Maret, berbeda dengan tahun sebelumnya yang berlangsung pada April.
Secara kumulatif pada kuartal pertama 2026, total penjualan kendaraan di Malaysia tercatat 182.113 unit, turun 3 persen dibandingkan 188.432 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Meski indikator ekonomi makro menunjukkan tren positif, sentimen konsumen cenderung berhati-hati. Kekhawatiran terhadap inflasi serta ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah turut menahan laju belanja masyarakat.
Lembaga riset GlobalData memproyeksikan penjualan kendaraan ringan di Malaysia akan turun hampir 6 persen menjadi sekitar 779.000 unit sepanjang 2026, dari rekor 827.000 unit pada tahun sebelumnya. Volume pasar diperkirakan kembali stabil pada kisaran 780.000 unit pada 2027.
Sepanjang kuartal pertama 2026, penjualan kendaraan penumpang ringan turun 4 persen secara tahunan menjadi 170.511 unit, sementara kendaraan komersial tercatat 11.602 unit. Produksi kendaraan dalam negeri juga menurun 10 persen menjadi 159.367 unit.
Di tengah pelemahan pasar, segmen kendaraan listrik berbasis baterai mencatat pertumbuhan signifikan. Penjualan kendaraan listrik melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi 14.591 unit.
Beberapa model yang mendominasi pasar antara lain Proton e.Mas 5 dengan 6.701 unit, BYD Atto 3 sebanyak 999 unit, serta Proton e.Mas 7 yang terjual 754 unit.
Dari sisi merek, Perodua masih memimpin pasar meski penjualannya turun 13 persen menjadi 74.230 unit. Di sisi lain, Proton Holdings mencatat lonjakan penjualan 40 persen menjadi 49.140 unit, didorong model seperti Saga, X50, dan e.Mas 5.
Sementara itu, Toyota mencatat kenaikan penjualan 13 persen menjadi 22.200 unit, ditopang pembaruan produk seperti Vios Hybrid dan Corolla Cross HEV.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: