Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Perkuat Modal, Logisticplus (LOPI) Berencana Private Placement 110 Juta Saham

        Perkuat Modal, Logisticplus (LOPI) Berencana Private Placement 110 Juta Saham Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) berencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

        Dalam aksi ini, Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 110 juta lembar saham atau 10% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp25,00 per saham. 

        Perseroan akan meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 Juni 2026 sehubungan dengan rencana ini. Private placement akan dilakukan maksimal 2 tahun sejak persetujuan RUPSLB. 

        Perseroan merencanakan pelaksanaan PMTHMETD sebagai bagian dari upaya penguatan struktur permodalan dan peningkatan fleksibilitas keuangan perusahaan. 

        Seiring dengan pertumbuhan kegiatan usaha, Perseroan memerlukan struktur modal yang lebih kuat dan sehat guna menjaga stabilitas keuangan, meningkatkan kapasitas pendanaan, serta memperbaiki rasio keuangan yang relevan. Penguatan struktur modal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tahan Perseroan terhadap dinamika industri serta mendukung strategi pertumbuhan yang berkelanjutan. 

        "Melalui langkah ini, Perseroan bertujuan untuk memperkuat fondasi keuangan perusahaan sekaligus memastikan tersedianya sumber daya yang memadai untuk mendukungpertumbuhan dan peningkatan nilai jangka panjang bagi pemegang saham atau pemangku kepentingan," kata manajemen. 

        Baca Juga: Konversi Utang, Grup Bakrie (UNSP) Rancang Private Placement Rp4,35 Triliun

        Baca Juga: Grup Djarum (SUPR) Mau Go Private, Saham Publik Siap Dibeli Rp45.000 per Lembar

        Seluruh dana yang diperoleh dari hasil PMTHMETD, setelah dikurangi dengan biaya-biaya akan digunakan untuk pengembangan usaha Perseroan dalam bentuk modal kerja, penambahan outlet, pembelian saham atau aset, dan penyertaan saham pada satu atau lebih perusahaan di industri yang relevan dengan kegiatan usaha grup Perseroan.

        "Dengan adanya sejumlah saham baru yang dikeluarkan dalam rangka PMTHMETD, bagi pemegang saham Perseroan akan mengalami penurunan (dilusi) kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan yaitu sebanyak-banyaknya sebesar 3,43%," ujar manajemen. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: