Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        AKR Corporindo (AKRA) Cetak Laba Rp656,49 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 16,15%

        AKR Corporindo (AKRA) Cetak Laba Rp656,49 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 16,15% Kredit Foto: AKRA
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) membuka tahun 2026 dengan performa yang solid. Hingga kuartal I 2026, laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat naik 16,15% secara tahunan (yoy), dari Rp565,20 miliar pada kuartal I 2025 menjadi Rp656,49 miliar pada kuartal I 2026. 

        Sejalan dengan itu, laba per saham juga meningkat dari Rp28,63 menjadi Rp33,25 per saham. Dari sisi top line, pendapatan AKRA melonjak signifikan menjadi Rp12,94 triliun, dibandingkan Rp10,26 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

        Kontributor terbesar masih berasal dari segmen perdagangan dan distribusi yang menyumbang Rp11,99 triliun. Sementara itu, segmen kawasan industri memberikan kontribusi Rp638,60 miliar, diikuti logistik Rp508,25 miliar, serta pabrikan sebesar Rp103,75 miliar, dengan eliminasi tercatat Rp309,38 miliar.

        Di tengah kenaikan pendapatan, beban pokok penjualan dan pendapatan juga meningkat menjadi Rp11,83 triliun dari sebelumnya Rp9,32 triliun. Meski demikian, Perseroan tetap mampu menjaga profitabilitas dengan membukukan laba bruto sebesar Rp1,10 triliun, tumbuh dari Rp926,60 miliar pada kuartal I 2025.

        Baca Juga: Terpukul Tarif AS, Laba Operasional Hyundai Anjlok 30 Persen pada Kuartal I 2026

        Baca Juga: PT Timah (TINS) Bukukan Laba Bersih Rp 1,31 T di 2025, Lampaui Target 119%

        Dari sisi neraca, posisi keuangan AKRA juga menunjukkan penguatan. Total aset per Maret 2026 tercatat sebesar Rp37,06 triliun, meningkat dari Rp36,56 triliun pada akhir 2025. Sementara itu, liabilitas sedikit menurun menjadi Rp20,87 triliun dari Rp20,95 triliun, dan ekuitas naik menjadi Rp16,18 triliun dari Rp15,6 triliun.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: