Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Terpukul Tarif AS, Laba Operasional Hyundai Anjlok 30 Persen pada Kuartal I 2026

Terpukul Tarif AS, Laba Operasional Hyundai Anjlok 30 Persen pada Kuartal I 2026 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hyundai Motor Company melaporkan penurunan tajam laba operasional pada kuartal pertama 2026 akibat dampak kebijakan tarif baru yang diterapkan oleh Amerika Serikat.

Dalam pernyataan resmi pada Kamis (23/4), Hyundai mencatat laba operasional sebesar 2,51 triliun won pada periode Januari–Maret, turun 30,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Laba bersih perusahaan juga melemah 23,6 persen menjadi 2,58 triliun won, dengan margin operasional berada di level 5,5 persen.

Penurunan kinerja ini terjadi di tengah pertumbuhan pendapatan perusahaan. Hyundai membukukan pendapatan sebesar 45,94 triliun won, naik 3,4 persen secara tahunan dan menjadi rekor tertinggi untuk kuartal pertama.

Namun, peningkatan penjualan terutama dari model hybrid belum mampu menutupi beban tarif dari pasar Amerika Serikat.

Dari sisi volume, total penjualan global Hyundai pada kuartal pertama mencapai 976.219 unit, turun 2,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan menyebut ketidakpastian geopolitik global sebagai faktor utama yang menekan permintaan.

Di pasar domestik Korea Selatan, penjualan turun 4,4 persen menjadi 159.066 unit. Sementara itu, penjualan di pasar internasional juga mengalami penurunan 2,1 persen menjadi 817.153 unit.

Di tengah tekanan pasar, segmen kendaraan ramah lingkungan menjadi penopang kinerja perusahaan. Penjualan global lini elektrifikasi Hyundai yang mencakup hybrid (HEV), plug-in hybrid (PHEV), kendaraan listrik berbasis baterai (BEV), dan fuel cell electric vehicle (FCEV) naik 14,2 persen menjadi 242.612 unit.

Dengan pertumbuhan tersebut, kontribusi kendaraan ramah lingkungan kini mencapai 24,9 persen dari total penjualan global Hyundai.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat