Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tanpa Alasan, Trump Pecat Seluruh Dewan Sains di Amerika Serikat

        Tanpa Alasan, Trump Pecat Seluruh Dewan Sains di Amerika Serikat Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Washington kembali mengejutkan dunia dengan manuvernya yang baru-baru ini melakukan pemecatan terhadap seluruh anggota dari National Science Board Amerika Serikat.

        Dikutip dari Reuters. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump baru-baru ini dilaporkan memecat seluruh anggota dari National Science Board. Ia melakukan hal tersebut tanpa memberikan alasan resmi.

        Baca Juga: Trump Dilaporkan Geram, Amerika Serikat Tak Puas dengan Proposal Baru Iran

        Dua Anggota Dewan National Science Board Amerika Serikat, Yolanda Gil dan Keivan Stassun, mengonfirmasi bahwa seluruh anggota diberhentikan secara langsung.

        "22 Anggota lembaga kami saat ini diberhentikan pada Jumat. Hal tersebut berlaku segera. Tidak ada alasan yang diberikan," kata Gil.

        Stassun juga menyatakan bahwa email pemberhentian tidak menjelaskan alasan keputusan tersebut.  Langkah ini menambah kekhawatiran dalam kalangan pengamat politik terkait tekanan terhadap lembaga independen di bawah pemerintahan dari Trump.

        "Melihat tindakan serupa di seluruh pemerintah federal, terutama dalam penelitian ilmiah, ini tampaknya hanya soal waktu," kata Stassun.

        Pihak Gedung Putih menyatakan bahwa kewenangan dewan yang ditetapkan sejak pembentukannya mungkin perlu diperbarui. Meski demikian, mereka menegaskan bahwa aktivitas lembaga itu tetap berjalan tanpa gangguan.

        National Science Board sendiri dibentuk pada 1950. Ia didirikan untuk mengawasi lembaga dari National Science Foundation. Mereka juga punya tugas untuk memberi nasihat kepada presiden dan kongres terkait kebijakan sains dan teknik.

        Anggota dewan biasanya diangkat untuk masa jabatan enam tahun dan berasal dari kalangan akademisi, industri, lembaga riset serta organisasi nirlaba.

        Keputusan Trump dengan ini menjadi sorotan karena berpotensi memengaruhi arah kebijakan sains, terutama dalam hal pendanaan, riset, dan independensi ilmiah di Amerika Serikat. Trump sejak kembali menjabat disebut berupaya merombak berbagai institusi dengan mengganti pimpinan dan menghilangkan suara kritis.

        Banyak anggota dewan berasal dari komunitas akademik, sehingga pemecatan massal ini memicu kekhawatiran akan politisasi kebijakan sains. Langkah ini bisa menjadi sinyal perubahan besar dalam tata kelola sains, dengan kemungkinan restrukturisasi lembaga dan penunjukan anggota baru.

        Baca Juga: Amerika Serikat Ragukan Proposal Iran, Rubio: Mereka Cuma Ingin Beli Waktu

        Hingga kini, belum ada penjelasan rinci dari pemerintah mengenai alasan di balik keputusan tersebut, sehingga memicu spekulasi dan kritik dari berbagai pihak.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: