Jasa Raharja Cairkan Santunan Rp90 Juta untuk Korban Kecelakaan Kereta Bekasi
Kredit Foto: Kemenhub
PT Jasa Raharja (Persero) memastikan seluruh korban kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, mendapatkan santunan dan jaminan pembiayaan perawatan.
Direktur Utama Jasa Raharja menjelaskan perusahaan akan memberikan total santunan senilai Rp90 juta kepada setiap korban meninggal dunia sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami dari Jasa Raharja akan memberikan santunan untuk korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta. Kemudian, dari grup usaha kami, PT Jasa Raharja Putra, akan menambahkan santunan Rp40 juta untuk korban meninggal dunia,” katanya kepada wartawan di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).
Sementara itu, untuk korban luka-luka, Jasa Raharja telah menerbitkan delapan surat jaminan perlindungan dasar kepada delapan rumah sakit rujukan. Para korban mendapatkan jaminan biaya pengobatan hingga Rp50 juta.
“Untuk korban luka, kami sudah berkoordinasi dengan rumah sakit. Surat jaminan itu dapat menanggung biaya hingga Rp20 juta. Grup usaha kami juga akan menambah perlindungan sebesar Rp30 juta,” ujarnya.
Berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut, sementara korban luka mendapatkan penanganan di berbagai fasilitas kesehatan.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, mengatakan seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit.
Baca Juga: Korban Tewas 14 Orang dan 84 Luka-luka, Basarnas Pastikan Tak Ada Korban Lagi di Kereta Bekasi
Baca Juga: Prabowo Turun Tangan Usai Tabrakan Kereta di Bekasi, Perintahkan Investigasi
Baca Juga: KAI Buka Suara Soal Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
“Sebanyak 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit. Evakuasi telah kami lakukan bersama tim gabungan, dan saat ini kami memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik,” ujar Bobby.
Bobby menambahkan KAI telah menyiapkan posko tanggap darurat untuk mendampingi keluarga korban.
“Kami menyiapkan posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir, serta layanan Contact Center121. Posko ini akan kami siagakan sekitar dua minggu ke depan untuk membantu kebutuhan informasi bagi keluarga,” jelasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri