Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        WAINI Vol.6: Ajang Talenta Muda Animasi Tembus Audiens Global

        WAINI Vol.6: Ajang Talenta Muda Animasi Tembus Audiens Global Kredit Foto: Dok. Kemenekraf
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menegaskan dukungannya terhadap penyelenggaraan WAINI International Student Animation Festival Vol. 6 di Yogyakarta.

        Festival yang telah berlangsung sejak 2018 ini menjadi wadah penting untuk memperkuat eksposur karya animasi pelajar dan mahasiswa. Dukungan Kemenekraf juga sejalan dengan strategi menjadikan subsektor animasi sebagai salah satu mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.

        Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM tahun 2025 mencatat nilai sektor film, animasi, dan video mencapai Rp2,15 triliun. Angka ini menunjukkan potensi besar dalam penciptaan nilai tambah dan lapangan kerja.

        Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf, Cecep Rukendi, menilai festival ini menjadi ruang penting untuk memperluas jangkauan karya kreator muda. Menurutnya, ekosistem animasi perlu diperkuat melalui kolaborasi antara komunitas, kampus, dan pelaku industri kreatif.

        “Kementerian Ekraf mengapresiasi WAINI sebagai ruang bagi talenta muda untuk menampilkan karya dan menjangkau audiens yang lebih luas. Momentum seperti ini mempertemukan kreator dan membuka peluang kolaborasi yang berkelanjutan” ujar Cecep, dikutip dari siaran pers Kemenpar, Kamis (30/4).

        WAINI Vol. 6 hadir dengan identitas baru sebagai International Student Animation Festival, mengusung tema “ENTRAPHORIA” dengan tagline “Animating Connection, One Story at a Time”. Festival ini berlangsung pada 30 April hingga 3 Mei 2026 di Concert Hall dan Gedung Serbaguna ISI Yogyakarta.

        Dalam penyelenggaraannya, WAINI Vol. 6 turut berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik dari pemerintah, institusi pendidikan, maupun mitra internasional, di antaranya Bank Indonesia, SAE Indonesia, Gobelins Paris, dan IFI Yogyakarta.

        Festival ini menghadirkan berbagai program utama, mulai dari pemutaran dan diskusi film nasional dan internasional, hingga pameran ilustrasi dan karya instalasi interaktif seperti zoetrope animation, grid barrier animation, hingga pojok storyboard dan showreel animasi tradisional.

        Selain itu, pengunjung dapat mengikuti berbagai program partisipatif seperti Rimbun Project x Storyline yang mengajak kolaborasi menggambar menjadi animasi, pameran game karya mahasiswa dan studio lokal, serta Interactive Collage Mural. Program edukatif seperti SKENI (Sekolah bareng WAINI), talkshow, dan mini workshop juga dihadirkan untuk memperkuat kapasitas kreator muda.

        Program Director WAINI Vol. 6, Destianawati, menyebut festival ini dirancang sebagai ruang tumbuh bersama bagi kreator muda, dengan fokus utama para student filmmakers serta generasi muda yang membawa semangat dan ide segar dalam dunia animasi.

        “WAINI kami hadirkan sebagai ruang apresiasi sekaligus ruang belajar, agar kreator muda bisa berkembang dan saling terhubung,” ujarnya. Kami ingin memberikan panggung lebih bagi para student filmmakers sehingga karya anak muda dapat diapresiasi dan menjadi bagian dari ekosistem yang terus berkembang,” kata Destianawati.

        Baca Juga: Ketegangan dan Budaya Lokal, Para Perasuk Perkuat Daya Saing Film Nasional

        Baca Juga: Garuda di Dadaku, Film Animasi RI Siap Gaungkan Semangat Libur Sekolah dan Piala Dunia 2026

        WAINI juga menghadirkan program tambahan seperti STICKTOK (Stick The Token) yang mendorong pengunjung menjelajahi seluruh rangkaian acara, serta WAINIMART sebagai ruang bagi kreator memamerkan dan menjual produk kreatif mulai dari art print, zine, hingga merchandise.

        Festival ini terbuka untuk umum tanpa biaya dan ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, profesional kreatif, hingga masyarakat luas yang ingin mengenal animasi lebih dekat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: