Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kemenaker Belum Dapat Laporan Penutupan Krakatau Osaka Steel

        Kemenaker Belum Dapat Laporan Penutupan Krakatau Osaka Steel Kredit Foto: Kemenaker
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon diketahui menghentikan kegiatan produksinya pada April 2026 dan seluruh kegiatan usaha akan berhenti pada Juni 2026. Kondisi tersebut dipicu berbagai tantangan di tengah tekanan global yang membebani industri baja nasional.

        Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan belum menerima laporan resmi maupun melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan terkait kabar penutupan tersebut.

        “Belum, kita belum bertemu. Jadi, ada beberapa pihak yang memang kita respons kalau ada laporan. Sementara ini belum ada laporan,” katanya usai acara Paritrana Award BPJS Ketenagakerjaan 2025 di Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).

        Ia menilai kondisi ekonomi global saat ini memang masih menghadapi tantangan besar akibat perang dan dinamika geopolitik internasional. Situasi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi sektor industri, termasuk manufaktur dan baja nasional.

        Baca Juga: Krakatau Osaka Steel Tutup Operasional, Ratusan Buruh Terkena PHK

        Baca Juga: Industri Baja Tertekan, Krakatau Osaka Steel Gulung Tikar Juni 2026

        “Sekarang ini kita sedang menghadapi situasi yang memang global. Artinya, pemerintah tetap waspada menyikapi akan terjadinya dampak situasi perekonomian. Pertama, karena perang dunia kemudian juga ada masalah soal globalisasi yang luar biasa. Dunia industri kita tetap tenang di bawah kepemimpinan Bapak Presiden,” jelas Afriansyah.

        Meski demikian, pemerintah memastikan terus memantau perkembangan ekonomi global dan dampaknya terhadap industri domestik. Dunia usaha juga diimbau tetap tenang menghadapi tekanan ekonomi yang terjadi saat ini.

        Afriansyah mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto telah mengimbau pelaku industri agar tidak panik menghadapi situasi ekonomi global.

        “Jelas kemarin Presiden juga mengimbau agar semua industri tetap menghadapinya dengan situasi yang tenang. Jadi, tidak usah perlu takut,” tuturnya.

        Sebelumnya, Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengungkapkan tentang penutupan operasional pabrik PT Krakatau Osaka Steel (KOS) di Cilegon mulai berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Setidaknya 161 buruh dilaporkan telah kehilangan pekerjaan, dan jumlah tersebut diprediksi akan terus bertambah hingga mendekati 200 orang.

        Perusahaan patungan antara Osaka Steel Co., Ltd. dan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) ini rencananya akan menghentikan seluruh kegiatan usaha pada Juni 2026. "Ada 161 orang yang di-PHK, tapi sudah bertambah, sudah mendekati angka 200 orang," ujar Presiden Partai Buruh Said Iqbal, Kamis (7/5/2026).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: