Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ekspor Kendaraan Listrik China Melonjak Hingga 120 Persen, Jutaan Unit!

        Ekspor Kendaraan Listrik China Melonjak Hingga 120 Persen, Jutaan Unit! Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Data terbaru dari Asosiasi Manufaktur Mobil China (CAAM) yang dirilis Senin (11/5), Produksi dan penjualan kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) di China mencatatkan pertumbuhan yang solid secara tahunan (year-on-year/yoy) sepanjang April 2026.

        Volume produksi (output) NEV pada bulan lalu tercatat naik 5,5 persen menjadi 1,32 juta unit. Sejalan dengan hal itu, angka penjualan juga terkerek naik 9,7 persen hingga menyentuh 1,34 juta unit.

        Tren elektrifikasi ini semakin nyata lantaran NEV berhasil mendominasi pangsa pasar, menyumbang 53,2 persen dari total penjualan mobil baru di China selama April 2026.

        Kinerja apik di bulan April turut memperkuat catatan akumulatif sejak awal tahun. Sepanjang periode Januari hingga April 2026, total produksi NEV mencapai 4,29 juta unit, dengan angka penjualan di kisaran 4,3 juta unit.

        Disitat dari Xinhua, sebagai perbandingan, total produksi mobil, baik konvensional maupun NEV, di China pada empat bulan pertama tahun ini berada di angka 9,61 juta unit dengan total penjualan 9,57 juta unit.

        Masih menurut data CAAM, ekspor NEV asal Negeri Tirai Bambu itu melesat tajam hingga 120 persen (yoy) menjadi 1,38 juta unit selama periode Januari-April.

        Kinerja ini otomatis mendongkrak total ekspor kendaraan China secara keseluruhan, yang melonjak 61,5 persen (yoy) menjadi 3,13 juta unit pada periode yang sama.

        Menanggapi dinamika pasar ini, Wakil Sekretaris Jenderal CAAM, Chen Shihua, memberikan catatan tambahan.

        "Meskipun produksi dan penjualan mobil secara keseluruhan sempat mengalami penurunan tipis secara tahunan pada April lalu, tren penyusutan secara kumulatif dalam empat bulan pertama tahun ini perlahan semakin mengecil," tambahnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: