Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kurangi Poin Meski Jawaban Benar, Ini Sosok Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR

Kurangi Poin Meski Jawaban Benar, Ini Sosok Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nama Dyastasita Widya Budi atau yang dikenal sebagai Dyastasita WB menjadi sorotan publik usai viralnya polemik penilaian dalam ajang Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat 2026.

Namanya ramai diperbincangkan di media sosial setelah cuplikan video final lomba beredar di TikTok, X, dan Instagram. Dalam video tersebut, Dyastasita yang bertindak sebagai juri dianggap memberikan penilaian berbeda terhadap jawaban dengan substansi yang sama.

Baca Juga: Jawaban Benar Tapi Disalahkan, Netizen Soroti Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR: Salah Polar Pikir

Kontroversi bermula saat babak final membahas materi hukum ketatanegaraan mengenai pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan.

Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan dengan kalimat, “Anggota-anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan presiden.”

Namun, Dyastasita memberikan pengurangan nilai sebesar -5 dengan alasan tidak mendengar frasa “Dewan Perwakilan Daerah” atau DPD dalam jawaban tersebut.

Situasi menjadi sorotan ketika pertanyaan yang sama diberikan kepada Regu B dari SMAN 1 Sambas dan mendapat nilai penuh meski substansi jawaban dinilai serupa.

“Iya, inti jawabannya sudah benar. Nilai 10,” ujar Dyastasita dalam video yang viral.

Saat diprotes peserta dari SMAN 1 Pontianak, Dyastasita tetap bersikukuh dengan keputusannya.

“Tadi disebutkan regu C ya, itu pertimbangan dari DPD-nya tidak ada. DPR tadi,” ujarnya.

Polemik tersebut memicu kritik dari netizen yang mempertanyakan konsistensi penilaian juri serta integritas kompetisi yang diselenggarakan Sekretariat Jenderal MPR RI.

Adapun berdasarkan penelusuran dari laman resmi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Dyastasita Widya Budi merupakan pejabat di lingkungan Setjen MPR RI.

Ia menjabat sebagai Kepala Biro Pengkajian Konstitusi pada Deputi Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Konstitusi Setjen MPR RI. Dyastasita juga disebut memiliki pangkat Pembina Utama Golongan IV/e.

Selain aktif dalam kegiatan birokrasi, Dyastasita diketahui kerap terlibat dalam agenda sosialisasi Empat Pilar MPR RI di berbagai daerah di Indonesia.

Dari sisi pendidikan, Dyastasita disebut merupakan lulusan strata satu (S1) bergelar Sarjana Sosial (S.Sos).

Berdasarkan data di laman resmi PDDikti Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dyastasita juga pernah tercatat sebagai mahasiswa Magister Ilmu Administrasi Negara di STIA Lembaga Administrasi Negara Jakarta pada Januari 2012. Namun, ia mengajukan pengunduran diri pada semester genap tahun akademik 2012/2013.

Baca Juga: Prabowo Poles Bandara Jokowi dan Boyong Starlink ke Miangas

Di tengah viralnya polemik tersebut, akun Instagram milik Dyastasita dengan nama pengguna @dyastasitawb juga disebut sudah tidak dapat ditemukan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar