Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Wapres Gibran Susur Terowongan dan Konstruksi Bawah Tanah MRT

        Wapres Gibran Susur Terowongan dan Konstruksi Bawah Tanah MRT Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Fase 2A rute Bundaran HI–Kota, Selasa (12/5/2026).

        Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

        Selain memantau perkembangan proyek, Gibran juga mengapresiasi kebijakan transportasi publik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membebaskan tarif bagi 15 golongan masyarakat.

        “Saya sangat mengapresiasi terobosan inovasi dari Pak Gubernur terkait transportasi publik di Jakarta yang sekarang membebaskan tarif untuk 15 golongan. Ini luar biasa sekali, termasuk bagi lansia dan kaum difabel,” ujar Gibran di lokasi peninjauan.

        Dalam agenda tersebut, rombongan turut meninjau langsung konstruksi bawah tanah MRT Jakarta dan menyusuri terowongan dari Stasiun Sawah Besar menuju Stasiun Harmoni.

        Gibran menegaskan pentingnya pembangunan transportasi publik modern yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

        Di sela peninjauan, Wapres juga menerima pemaparan teknis terkait perkembangan pembangunan MRT Jakarta Fase 2A lintas Utara–Selatan.

        Berdasarkan data per 25 April 2026, progres fisik proyek secara keseluruhan telah mencapai 59,76 persen.

        Proyek MRT Jakarta Fase 2A dirancang menghubungkan kawasan Bundaran HI hingga Kota Tua dengan panjang lintasan sekitar 5,8 kilometer.

        Jalur tersebut nantinya akan dilengkapi tujuh stasiun bawah tanah, yakni Stasiun Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.

        Segmen Bundaran HI–Monas ditargetkan mulai beroperasi pada 2027, sedangkan keseluruhan lintasan hingga Stasiun Kota diproyeksikan tersambung dan beroperasi penuh pada 2029.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: