Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Strategi Iran Hadapi Invasi AS: Kuasai Selat Hormuz hingga Batasi Kapal Barat

        Strategi Iran Hadapi Invasi AS: Kuasai Selat Hormuz hingga Batasi Kapal Barat Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Iran mulai menyiapkan strategi besar menghadapi kemungkinan invasi darat dan eskalasi konflik dengan Amerika Serikat (AS), termasuk memperketat kontrol terhadap Selat Hormuz.

        Salah satu poin utama dalam negosiasi Iran-AS saat ini adalah tuntutan Teheran agar diberikan kedaulatan penuh atas jalur strategis tersebut.

        Baca Juga: AK-47 Jadi Pilihan, Iran Persenjatai Warganya untuk Hadapi Amerika Serikat

        Pemerintah Iran menilai penguasaan Selat Hormuz menjadi bagian penting dari strategi pertahanan dan ekonomi nasional mereka.

        Kepala Komisi Keamanan Nasional parlemen Iran, Ebrahim Azizi mengatakan Teheran telah menyiapkan mekanisme khusus untuk mengatur lalu lintas kapal di Selat Hormuz.

        “Dalam proses ini, hanya kapal komersial dan pihak-pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan mendapat manfaat darinya,” kata Azizi.

        Ia menjelaskan kapal-kapal yang melintas nantinya akan dikenakan biaya tol oleh Iran.

        Sementara itu, kapal yang dianggap mendukung “Proyek Kebebasan” milik Washington akan ditolak melintas.

        Strategi tersebut dinilai sebagai upaya Iran menggunakan posisi geografisnya untuk memberi tekanan ekonomi dan geopolitik terhadap Barat.

        Selain penguasaan Selat Hormuz, Iran juga meningkatkan mobilisasi sipil dan kesiapan militernya di berbagai kota.

        Media pemerintah secara intensif menayangkan propaganda perang dan pelatihan penggunaan senjata bagi warga sipil.

        Baca Juga: Iran Siap Lanjutkan Perang dengan Amerika Serikat: Rakyat AS Akan Tanggung Akibatnya

        Pengamat menilai kombinasi penguasaan jalur energi global dan strategi perang rakyat menjadi pendekatan utama Iran menghadapi ancaman invasi dari Amerika Serikat dan sekutunya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: