Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Saham Tertendang dari Indeks MSCI, Direktur AMMN Ajukan Pengunduran Diri

        Saham Tertendang dari Indeks MSCI, Direktur AMMN Ajukan Pengunduran Diri Kredit Foto: AMMAN
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota direksinya. Perseroan menyatakan telah menerima surat resmi pengunduran diri Direktur Irwin Ka Pui Wan pada 14 Mei 2026 dan akan membawa agenda tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).  

        Manajemen menyebut pengunduran diri tersebut tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional maupun kondisi keuangan perusahaan.  

        Dalam keterbukaan informasi, AMMN menyampaikan proses pengakhiran masa jabatan Irwin Ka Pui Wan akan mengikuti ketentuan POJK serta Anggaran Dasar Perseroan melalui persetujuan pemegang saham. Agenda itu dijadwalkan dibahas dalam RUPST Tahun Buku 2025 pada 19 Mei 2026.  

        Perubahan jajaran direksi muncul setelag saham perseroan keluar dari indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). 

        Adapun, dari sisi fundamental, AMMN sebelumnya melaporkan kinerja tahun buku 2025 dengan penjualan bersih mencapai US$1,847 miliar, EBITDA US$1,057 miliar, serta laba bersih sebesar US$258 juta. Perseroan mencatat sekitar 70% penjualan bersih sepanjang 2025 berasal dari kuartal IV seiring pulihnya operasi smelter dan meningkatnya penjualan konsentrat.  

        Di sisi operasional, AMMN memproduksi 446.563 metrik ton kering konsentrat dengan kandungan 209 juta pon tembaga dan 102.758 ons emas sepanjang 2025. Perseroan juga mencatat produksi katoda tembaga sebesar 79.849 ton dan emas murni 124.723 ons pada tahun pertama operasi smelter dan precious metal refinery (PMR).  

        Baca Juga: IHSG Siang Ini Nanjak 0,65% ke 7.175, AMMN, BUMI dan AKRA Top Gainers LQ45

        Baca Juga: Setelah Rebalancing MSCI, Begini Gerak Saham Penghuni Lama

        Baca Juga: IHSG Rontok Usai Rebalancing MSCI, 411 Saham Melemah

        Untuk 2026, perusahaan mempertahankan panduan produksi konsentrat sebesar 900 ribu metrik ton kering dengan target produksi 485 juta pon tembaga dan 579 ribu ons emas.  

        AMMN menyatakan fokus saat ini tetap diarahkan pada stabilisasi operasi smelter, peningkatan kapasitas produksi, dan optimalisasi proyek hilirisasi yang sedang berjalan.  

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: