Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Saat Ekonomi Global Gonjang-Ganjing, Penjualan Rumah di Bawah Rp500 Juta Malah Naik

        Saat Ekonomi Global Gonjang-Ganjing, Penjualan Rumah di Bawah Rp500 Juta Malah Naik Kredit Foto: Harmoni Park Group
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pasar properti di kawasan timur Jakarta, khususnya Cibitung, Kabupaten Bekasi, masih mencatat pertumbuhan permintaan di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global akibat krisis energi serta memanasnya konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Segmen rumah tapak dengan harga di bawah Rp500 juta tercatat masih menjadi penopang utama pasar.

        General Manager Harmoni Park Group, Ardian Hendra, mengatakan permintaan rumah komersial di kawasan Zetira, Cibitung, meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, pertumbuhan infrastruktur dan kebutuhan hunian pekerja kawasan industri menjadi pendorong utama pasar.

        “Dalam empat bulan terakhir, permintaan rumah komersial harga di bawah Rp500 juta di Kawasan Zetira meningkat cukup signifikan. Kami ingin menjembatani kebutuhan masyarakat Bekasi dan Jakarta terhadap hunian real estate yang berkualitas namun tetap terjangkau,” ujar Ardian di sela Grand Launching Belvia & Aria di Kawasan Zetira.

        Kondisi tersebut sejalan dengan proyeksi pasar rumah tapak Jabodetabek pada 2026. Berdasarkan data Leads Property, tingkat permintaan rumah tapak diperkirakan mencapai sekitar 11.000 hingga 12.000 unit sepanjang tahun ini, dengan segmen rumah kelas menengah masih menjadi penopang pasar.

        Ardian menyebut Cibitung mulai berkembang menjadi salah satu titik pertumbuhan baru pasar properti di kawasan timur Jakarta. Akses infrastruktur yang semakin terbuka, termasuk jaringan tol dan kawasan industri, dinilai memperkuat kebutuhan hunian.

        Melihat permintaan yang terus meningkat, Harmoni Park Group meluncurkan dua tipe rumah baru, yakni Belvia dan Aria, di kawasan Zetira yang berada di dekat Gran Harmoni Cibitung.

        Kawasan tersebut dikembangkan menggunakan konsep sustainability development melalui penggunaan material ramah lingkungan, fasilitas recycle hub, dan sejumlah sarana penunjang lain yang diklaim mengusung konsep hunian future ready.

        Selain faktor harga, lokasi dinilai menjadi daya tarik kawasan tersebut. Zetira disebut hanya berjarak sekitar lima menit dari Tol Gabus ruas Cibitung-Cilincing dan terhubung dengan kawasan Muktiwari dan Sarimukti.

        Kawasan itu juga dilengkapi jalan utama selebar 14 meter, jaringan listrik bawah tanah (underground cable), one gate system, CCTV, jaringan internet fiber optic, hingga community hub.

        Sementara itu, Project Manager Kawasan Zetira Tantri mengatakan pada tahap awal perusahaan memasarkan empat tipe rumah, yakni Belvia, Aria, Freya, dan Juna.

        “Belvia dan Aria merupakan tipe terbaru,” kata Tantri.

        Menurutnya, tipe Belvia yang dipasarkan mulai Rp400 jutaan menjadi salah satu produk dengan permintaan tertinggi. Sementara tipe Aria dipasarkan sekitar Rp450 juta dengan lokasi di jalan utama klaster.

        Pada tahap pertama, Harmoni Park Group memasarkan 19 unit rumah ready stock dan tiga unit di antaranya telah terjual sejak peluncuran dimulai.

        Target pasar proyek tersebut mencakup pekerja kawasan industri MM2100 serta konsumen dari Jakarta Timur dan Jakarta Utara yang mencari hunian dengan harga lebih terjangkau dan akses transportasi yang semakin terhubung.

        Harmoni Park Group mencatat telah membangun sekitar 3.300 unit rumah dalam lima tahun terakhir di atas lahan lebih dari 40 hektare melalui sejumlah proyek di Cileungsi, Citeureup, dan Bekasi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: