Pabrikan otomotif asal China, Jaecoo semakin agresif memperluas jajaran kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) di Indonesia lewat kehadiran J5 EV, J7 SHS-P, dan J8 SHS-P ARDIS. Ketiga model tersebut ditawarkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam.
Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma mengatakan konsumen di Indonesia kini tidak hanya mempertimbangkan efisiensi energi saat memilih kendaraan, tetapi juga menginginkan kenyamanan serta kemampuan SUV yang bisa diandalkan di berbagai kondisi jalan.
“Kami ingin menghadirkan pilihan SUV NEV yang lebih lengkap sesuai kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” kata Jim Ma.
Menurutnya, seluruh lini kendaraan elektrifikasi Jaecoo dikembangkan dengan menggabungkan efisiensi, teknologi modern, kenyamanan, dan karakter SUV yang cocok digunakan untuk aktivitas harian hingga perjalanan jarak jauh.
Saat ini, Jaecoo menawarkan J5 EV sebagai SUV listrik murni, sedangkan J7 SHS-P dan J8 SHS-P ARDIS mengusung teknologi Super Hybrid System (SHS).
Jim Ma menjelaskan, J5 EV menjadi kontributor utama penjualan kendaraan listrik Jaecoo di pasar Indonesia. Selama periode Januari hingga April 2026, model tersebut mencatatkan penjualan ritel sebanyak 10.587 unit dan wholesales 11.006 unit.
Baca Juga: Purbaya Siapkan Insentif 200 Ribu untuk Mobil EV dan Motor Listrik di Awal Juni
SUV listrik itu diklaim mampu menempuh jarak hingga 461 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Dari sisi biaya operasional, konsumsi listriknya diperkirakan sekitar Rp9.600 per hari dengan asumsi tarif listrik Rp1.700 per kWh.
Selain itu, J5 EV juga memiliki ground clearance setinggi 200 mm untuk menunjang mobilitas di berbagai kondisi jalan.
Di sisi lain, model hybrid J7 SHS-P menawarkan jarak tempuh gabungan hingga 1.377 kilometer saat baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh. Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai sekitar 35 kilometer per liter.
Perusahaan menyebut kendaraan tersebut dapat digunakan untuk aktivitas harian menggunakan mode listrik, sekaligus mendukung perjalanan jauh berkat kombinasi mesin bensin.
J7 SHS-P turut dibekali teknologi Dedicated Hybrid Transmission (DHT), kamera 540 derajat, dan fitur transparent chassis yang membantu visibilitas pengemudi.
Sementara itu, varian tertinggi J8 SHS-P ARDIS hadir dengan sistem penggerak all-wheel drive ARDIS serta sembilan pilihan mode berkendara.
SUV plug-in hybrid tersebut juga tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI sebagai kendaraan PHEV dengan jarak tempuh terjauh di Indonesia, setelah berhasil menempuh 1.660 kilometer dalam satu kali pengisian penuh baterai dan bahan bakar.
Baca Juga: Jaecoo J5 EV Kembali Kuasai Penjualan Mobil Listrik Indonesia pada April 2026
Jim Ma menilai pengembangan lini NEV ini sejalan dengan pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi nasional yang semakin membutuhkan kendaraan hemat energi namun tetap fungsional untuk berbagai kebutuhan perjalanan.
Sebagai bagian dari ekspansi pasar, Jaecoo saat ini telah memiliki 35 diler di Indonesia dan menargetkan total 80 diler beroperasi hingga akhir 2026.
“Jaecoo terus memperluas jaringan dan layanan purnajual sebagai bentuk komitmen jangka panjang perusahaan untuk menghadirkan pengalaman kepemilikan yang lebih nyaman dan terpercaya,” kata Jim Ma.