Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Menkop Ferry: Ekonomi Syariah Harus Menjadi Gerakan yang Kolaboratif

        Menkop Ferry: Ekonomi Syariah Harus Menjadi Gerakan yang Kolaboratif Kredit Foto: Humas Kemenkop
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ferry Juliantono, menegaskan pentingnya menjadikan ekonomi syariah sebagai gerakan kolaboratif yang inklusif. Menurutnya, sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mengakselerasi ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.

        "Ekonomi syariah harus menjadi gerakan kolaboratif yang inklusif dengan mempertemukan pemerintah, regulator, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat sipil dalam satu gerak langkah," ujarnya saat memberikan sambutan dalam agenda Sharia Economic Leaders Forum (SELF) 2026 di Jakarta, Minggu (24/5/2026). 

        Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting dalam ekosistem syariah nasional, mulai dari jajaran pemerintah daerah, akademisi, hingga para pelaku industri halal. Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat pondasi dan memperluas jangkauan ekonomi syariah dari hulu ke hilir.

        Dalam kesempatan tersebut, Ferry memaparkan langkah konkret yang siap diambil oleh pemerintah melalui Kementerian Koperasi (Kemenkop). Pihaknya berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan MES serta berbagai pihak terkait demi mendorong pertumbuhan sektor riil, khususnya bagi perkembangan koperasi.

        Baca Juga: Kejar Target Nasional 70%, BI Jabar Sebar Literasi Ekonomi Syariah Lewat Khutbah Jumat

        Baca Juga: Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP

        Ia menjelaskan bahwa Kemenkop akan berfokus pada penguatan pembiayaan produktif guna memperluas akses bagi koperasi dan UMKM halal. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen memacu lahirnya koperasi produksi baru yang berbasis pada potensi industri halal spesifik di tiap-tiap wilayah.

        "Kami juga tengah mengembangkan model bisnis koperasi modern. Model ini tidak hanya dirancang untuk menjaga kepatuhan syariah, tetapi juga wajib terintegrasi dengan teknologi digital dan mampu menembus jaringan pemasaran global," terang Menkop.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: