Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo Pasti Dua Periode Jika Ikuti Cara Jokowi

        Prabowo Pasti Dua Periode Jika Ikuti Cara Jokowi Kredit Foto: Instagram/Refly Harun
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengamat politik Refly Harun meyakini Presiden Prabowo Subianto berpotensi kembali memenangkan Pilpres 2029 jika mengikuti strategi Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dalam mempertahankan kekuasaan dua periode.

        Menurut Refly, apabila Prabowo tergoda untuk kembali maju setelah masa jabatannya berakhir, ia bisa menyiapkan infrastruktur politik kemenangan sebagaimana yang dilakukan Jokowi.

        "Kalau dia tergoda untuk dua periode, maka dia akan lakukan seperti Jokowi. Apa itu? Dia siapkan infrastruktur kemenangan untuk 2029, seperti Jokowi menyiapkan infrastruktur kemenangan untuk 2019," ucapnya, dikutip dari YouTube Refly Harun, Senin (25/5).

        Refly menilai, dalam praktiknya, proyek pembangunan sering kali bukan untuk mensejahterakan rakyat, melainkan menjaga keterikatan masyarakat dengan partai dan tokoh politik. Rakyat dibiarkan miskin agar tetap bergantung pada bantuan tunai (cash transaction), yang pada akhirnya bersumber dari perampokan kekayaan negara, termasuk BUMN.

        Ia mencontohkan kasus Jiwasraya, proyek kereta cepat, hingga dana haji yang disebut-sebut pernah dijadikan sumber pendanaan politik.

        Lebih lanjut, Refly menyoroti Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang menurutnya berpotensi dijadikan alat pemenangan politik.

        “Contoh, Koperasi Merah Putih bagus niatnya. Tapi kalau dibajak di tengah jalan, itu hanya menjadi alat tim pemenangan. Menjelang pilpres, siapa yang tidak mendukung Prabowo disingkirkan. Ada tim yang dibiayai negara di 84.000 desa dan kelurahan, keren, cadas, sudah pasti menang," ucapnya.

        Baca Juga: Prabowo Beri Pengarahan 400 Calon Pemimpin Masa Depan BUMN

        Baca Juga: Sentil PDIP dan Golkar di Pidato RAPBN 2027, Ini Makna Pesan Politik Berlapis Presiden Prabowo

        Refly mengingatkan bahwa godaan untuk periode kedua bisa membuat arah pembangunan buyar. Program yang semula berorientasi pada kesejahteraan rakyat bisa berubah menjadi ajang penggalangan dana politik.

        "Sekarang memenangkan pemilu itu enggak bisa lagi cuma 1–2 triliun, makin lama makin tinggi nilainya," pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: