Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        DPR Soroti Nasib Pilu Guru dan Dosen: Jangan Cuma Dituntut, tapi Minim Perlindungan!

        DPR Soroti Nasib Pilu Guru dan Dosen: Jangan Cuma Dituntut, tapi Minim Perlindungan! Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sorotan terhadap nasib guru dan dosen kembali mencuat. Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga menegaskan negara harus serius memperkuat sistem pendidikan nasional, salah satunya dengan meningkatkan harkat, martabat, hingga perlindungan hukum bagi para tenaga pendidik di Indonesia.

        Menurut Sabam, guru dan dosen bukan sekadar pengajar di ruang kelas, melainkan pilar utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul untuk masa depan bangsa.

        “Guru dan dosen memiliki peran strategis dalam mencetak generasi masa depan bangsa. Karena itu, harkat dan martabat mereka harus terus ditingkatkan melalui norma dan aturan yang memberikan perlindungan yang jelas,” ujar Sabam dalam keterangan tertulis, dikutip dari laman resmi DPR, Kamis (28/5/2026).

        Politikus Partai Demokrat dari daerah pemilihan Sumatera Utara II itu menilai kebijakan pendidikan nasional tidak boleh hanya fokus pada pembangunan fisik sekolah maupun perubahan kurikulum semata.

        Baca Juga: Lampu Merah Pendidikan RI! Golkar Sentil Nasib Guru Honorer yang Memprihatinkan

        Ia menekankan kesejahteraan, perlindungan hukum, hingga kepastian status bagi guru dan dosen juga harus menjadi prioritas pemerintah.

        Menurut Sabam, penyusunan kebijakan pendidikan perlu dilakukan secara bertahap agar mampu mengikuti tantangan dunia pendidikan yang terus berubah dari waktu ke waktu.

        Ia menyebut langkah tersebut penting demi membangun sistem pendidikan nasional yang lebih kuat, sehat, dan berkelanjutan.

        “Dengan demikian, dukungan terhadap guru dan dosen dapat diwujudkan secara maksimal,” ujarnya.

        Sabam juga mengingatkan bahwa kualitas pendidikan nasional akan sangat dipengaruhi oleh bagaimana negara memperlakukan tenaga pendidiknya.

        Karena itu, ia berharap regulasi ke depan benar-benar mampu memberi rasa aman dan perlindungan yang jelas bagi guru maupun dosen di seluruh Indonesia.

        Menurutnya, ketika tenaga pendidik mendapatkan dukungan penuh, maka dampaknya akan langsung terasa pada kualitas pendidikan nasional secara keseluruhan.

        Baca Juga: Alhamdulillah! Guru Honorer Bakal Dapat Insentif hingga Rp2 Juta, Ini Ketentuannya

        “Ketika guru dan dosen mendapatkan dukungan penuh, maka kualitas pendidikan nasional juga akan semakin kuat,” tutup Sabam.

        Pernyataan tersebut kembali memantik perhatian publik di tengah masih banyaknya persoalan yang dihadapi guru dan dosen, mulai dari kesejahteraan, status kerja, hingga perlindungan hukum saat menjalankan tugas pendidikan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: